Thurisi, Elsa Al (2020) Uji In Silico Senyawa Aktif dari Akar Pakis Tangkur (Polypodium feei METT) Sebagai Antiinflamasi. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (687kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (429kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (749kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (427kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (649kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (585kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (419kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (2MB)
Abstract
Inflamasi merupakan respon imun bawaan yang berperan dalam sistem pertahanan tubuh terhadap benda asing dengan memicu serangkaian aktivasi enzim dan pelepasan mediator. Penyakit yang melibatkan proses inflamasi angka kejadiannya cukup tinggi. Berdasarkan penelitian secara In vivo diketahui senyawa akar pakis tangkur (Polypodium feei METT) yaitu shellegueaine A memiliki potensi tinggi sebagai obat antiinflamasi dengan menghambat volume udema pada telapak kaki tikus. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi senyawa aktif dari tanaman akar pakis tangkur yang berpotensial menjadi kandidat obat antiinflamasi dengan mekanisme kerja terhadap penghambatan produksi TNF-α dan enzim iNOS. Dilakukan secara in silico terhadap 11 senyawa uji dengan metode penambatan molekul, serta prediksi sifat drug likeness, absorpsi, distribusi, dan toksisitas. Hasil penambatan molekul menunjukkan pada reseptor TNF-α senyawa uji tidak memberikan afinitas yang sama baik seperti ligan alaminya yang memiliki nilai energi bebas ikatan (ΔG) -13,66 kkal/mol. Untuk target kerja kedua terdapat 4 senyawa yang diprediksi memiliki afinitas lebih baik terhadap enzim iNOS yaitu (+)-afzelechin, 3’-deoxydryopteric acid, geranin A, dan (+)-afzelechin-O-β-4'-D-glucopyranoside dengan nilai energi bebas ikatan (ΔG) lebih rendah dari ligan alami yaitu -7,03 kkal/mol. Dari hasil prediksi pengujian lain diketahui bahwa terdapat empat senyawa memiliki profil absorbsi dan distribusi yang baik, terdapat dua senyawa memiliki drug likeness yang baik, serta terdapat enam senyawa yang tidak toksik. Dapat disimpulkan keempat senyawa diatas berpotensi menjadi kandidat obat sebagai antiinflamasi, namun dari seluruh pengujian yang telah dilakukan terdapat senyawa yang cukup memenuhi parameter yaitu 3’-deoxydryopteric acid.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | inflamasi, senyawa akar pakis tangkur, penambatan molekul, enzim iNOS, reseptor TNF-α |
| Subjects: | Kimia Farmasi Analisis > Antiinflamasi Kimia Farmasi Analisis > In Silico |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 07:43 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 07:43 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1036 |
