Review: Penerapan MIP (Molecular Imprinted Polymer) untuk Penentuan Anabolik Androgenik Steroid

Komalasari, Nensa (2020) Review: Penerapan MIP (Molecular Imprinted Polymer) untuk Penentuan Anabolik Androgenik Steroid. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan.pdf] Text
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (348kB)
[thumbnail of BAB II Metodologi.pdf] Text
BAB II Metodologi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (354kB)
[thumbnail of BAB III Ulasan Pustaka.pdf] Text
BAB III Ulasan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (685kB)
[thumbnail of BAB IV Prospek dan Rekomendasi.pdf] Text
BAB IV Prospek dan Rekomendasi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (231kB)
[thumbnail of BAB V Simpulan.pdf] Text
BAB V Simpulan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (323kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (919kB)

Abstract

Molecular imprinted polimer (MIP) merupakan teknik pembuatan polimer berongga (cavities) yang berfungsi sebagai sorben dengan selektivitas dan afinitas yang tinggi. Keberhasilan teknik MIP dalam penerapannya dilihat dari seberapa tingginya nilai imprinting faktor (IF) dan kapasitas adsorpsi (KA) dalam mengadsorpsi suatu analit target. Tingginya kedua parameter tersebut dapat dipengaruhi oleh penggunaan monomer dan crosslinkers pada saat sintesis polimerisasi MIP. Tujuan dilakukan studi ini untuk memberikan informasi berupa nilai parameter IF dan KA dari penerapan MIP pada senyawa obat AAS. Review jurnal ini dilakukan dengan menelusuri internet dengan kata kunci molecularly imprinted polymer anabolic androgenic steroid. Berdasarkan hasil review untuk memperoleh nilai IF dan KA yang tinggi bagi analit testosteron jika monomer yang digunakan adalah trifluoromethacrylic acid (TFMAA) yang dikombinasikan dengan crosslinker divinylbenzene (DVB) dan androsterone dimethacrylate (AnDMA), sedangkan untuk analit estrogen seperti β-estradiol memperoleh nilai IF dan KA yang tinggi jika monomer yang digunakan adalah methacrylic acid (MAA) yang dikombinasikan dengan crosslinker ethylene glycol dimethacrylate (EGDMA).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: molecular imprinted polimer (MIP), anabolik Androgenik Steroid (AAS), imprinting faktor (IF), kapasitas adsorpsi (KA)
Subjects: Kimia Farmasi Analisis > Molecular Imprinted Polymer (MIP)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 11 Feb 2026 03:27
Last Modified: 11 Feb 2026 03:27
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1047

Actions (login required)

View Item
View Item