Rahayu, Ayu Sri (2019) Pengaruh Iradiasi Sinar Gamma terhadap Kualitas Mikrobiologi Serbuk Simplisia Rimpang Temulawak dan Kadar Total Fenolik Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.). Sarjana thesis, Universitas Garut.
COVER ABSTRAK.pdf - Submitted Version
Download (434kB)
PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Download (59kB)
BAB I.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (58kB)
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (56kB)
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
BAB VI.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (54kB)
BAGIAN AKHIR.pdf - Submitted Version
Download (2MB)
Abstract
Tenulawak merupakan salah satu bahan baku obat tradisional di Indonesia. Selama pengolahan simplisia rimpang temulawak sangat rentan terhadap pertumbuhan mikroba. Pengaruh iradiasi gamma dosis sedang dengan sumber radiasi 60Co terhadap kualitas mikrobiologi serbuk simplisia rimpang temulawak meliputi parameter Angka Lempeng Total (ALT), dan Angka Kapang Khamir (AKK), serta terhadap kadar total fenolik ekstrak rimpang temulawak. Penetapan kadar total fenolik menggunakan metode spektrofotometri Uv-Vis pada panjang gelombang maksimum 765 nm. Bahan pengemas serbuk simplisia rimpang temulawak yang digunakan adalah kantong plastik LDPE dengan ketebalan 0,03 mm, sedangkan pengemas untuk ekstrak rimpang temulawak adalah vial kaca. Masing-masing serbuk dan ekstrak simplisia rimpang temulawak diiradiasi dengan dosis 5 kGy dan 7 kGy. Serbuk dan ekstrak simplisia rimpang temulawak yang tidak diiradiasi disiapkan sebagai kontrol. Berdasarkan hasil penelitian iradiasi serbuk simplisia rimpang temulawak dosis 5 kGy dan 7 kGy mampu menghambat pertumbuhan mikroba jika dibandingkan dengan sampel serbuk tanpa iradiasi. Hasil kadar total fenolik dari ekstrak rimpang temulawak yang diiradiasi dosis 5 kGy dan 7 kGy mengalami penurunan jika dibandingkan dengan sampel ekstrak tanpa iradiasi, tetapi tidak menghilangkan kualitas ekstrak rimpang temulawak.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | iradiasi, kobalt 60, temulawak, mikroba, total fenolik |
| Subjects: | Kimia Farmasi Analisis > Iradiasi Kimia Farmasi Analisis > Mikrobiologi |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Nenden Sri Aprianti |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 03:54 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 03:54 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1091 |
