Uji In Silico Senyawa Aktif dari Akar Pakis Tangkur (Polypodium feei METT) Sebagai Analgetik

Lestari, Herni (2020) Uji In Silico Senyawa Aktif dari Akar Pakis Tangkur (Polypodium feei METT) Sebagai Analgetik. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (757kB)
[thumbnail of BAB l Pendahuluan.pdf] Text
BAB l Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (352kB)
[thumbnail of BAB ll Tinjauan Pustaka.pdf] Text
BAB ll Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (503kB)
[thumbnail of BAB lll Metode Penelitian.pdf] Text
BAB lll Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (321kB)
[thumbnail of BAB lV Penelitian.pdf] Text
BAB lV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (680kB)
[thumbnail of BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf] Text
BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (573kB)
[thumbnail of BAB Vl Simpulan dan Saran.pdf] Text
BAB Vl Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (419kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Analgesik merupakan suatu zat yang dapat mengurangi rasa nyeri tanpa mengurangi kesadaran. Berdasarkan penelitian secara In vivo diketahui senyawa dari pakis tangkur (Polypodium feei METT) yaitu proantosianidin selligueain A dapat menurunkan jumlah geliatan mencit. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi senyawa aktif dari akar pakis tangkur yang berpotensi menjadi kandidat obat analgesik terhadap COX-1 dan COX-2. Penelitian ini dilakukan terhadap 11 senyawa aktif yang terdapat di dalam akar pakis tagkur secara in silico dengan metode penambatan molekul, serta prediksi sifat druglikeness, absorpsi, distribusi serta toksisitas. Penambatan molekul pada COX-1 dihasilkan energi lebih rendah dibandingkan ligan alaminya dengan nilai energi bebas ligan alami sebesar 8,74 kcal/mol sedangkan pada senyawa uji geranin A didapatkan nilai energi bebas -8,99 kcal/mol dan pada COX-2 dihasilkan energi lebih rendah dibandingkan ligan alaminya dengan nilai energi bebas ligan alami sebesar -7,17 kcal/mol sedangkan pada senyawa uji (+)-afzelechin didapatkan nilai energi bebas -7,91 kcal/mol. Berdasarkan hasil pengujian lain menunjukkan bahwa empat senyawa memiliki profil absorpsi dan distribusi yang baik, terdapat dua senyawa yang memiliki drug likeness yang baik serta enam senyawa tidak mutagen. Dengan demikian, senyawa geranin A dan (+) -afzelechin dapat dijadikan sebagai kandidat obat untuk analgesik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: analgesik, senyawa akar pakis tangkur, penambatan molekul, reseptor COX-1 dan COX-2
Subjects: Kimia Farmasi Analisis > In Silico
Kimia Farmasi Analisis > Analgetik
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 05 Mar 2026 01:57
Last Modified: 05 Mar 2026 01:57
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1114

Actions (login required)

View Item
View Item