Rosmawati, Rosi (2020) Review: Telaah Metode Ekstraksi dan Penghapusan Kafein dari Teh Hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze). Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (644kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (343kB)
BAB II Metodologi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (299kB)
BAB III Ulasan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (416kB)
BAB IV Prospek dan Rekomendasi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
BAB V Simpulan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (805kB)
Abstract
Teh hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze) adalah minuman kesehatan paling populer di dunia karena kandungan senyawa katekin yang banyak manfaatnya terutama epigallocatechin gallate (EGCG), namun terdapat kandungan senyawa kafein dari golongan alkaloid yang dapat memberikan efek kurang baik jika dikonsumsi secara berlebihan. Ekstraksi dan penghapusan kafein dari teh hijau telah banyak dilakukan untuk menghapus kandungan kafein namun tidak menghilangkan kandungan EGCG, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang paling baik dalam proses ekstraksi dan penghapusan kafein dari teh hijau. Metode penelitian yang digunakan adalah rewiew artikel dengan melakukan studi pustaka dari berbagai jurnal terpercaya yang dapat diakses dari situs web, baik jurnal nasional maupun jurnal internasional minimal terbitan tahun 2008 yang berkaitan dengan metode ekstraksi dan penghapusan kafein dari teh hijau. Hasil yang diperoleh pada review artikel ini yaitu rendemen hasil ekstraksi dan penghapusan kafein dari teh hijau menggunakan metode ekstraksi karbon dioksida superkritis (SCCO2) adalah 54% dengan kehilangan EGCG 21%, sedangkan rendemen hasil ekstraksi dan penghapusan kafein dengan metode ekstraksi cairan superkritis yang ditingkatkan ultrasonik (USCF) adalah 67.78%, serta rendemen dari hasil ekstraksi dan penghapusan kafein menggunakan metode ekstraksi air es vakum yang ditingkatkan microwave (MVIE) adalah 87.6% dengan kehilangan EGCG 7.6%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode MVIE merupakan metode yang paling baik karena hasil ekstraksi dan penghapusan kafeinnya paling tinggi dan kehilangan EGCG paling rendah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ekstraksi air es vakum yang ditingkatkan microwave, ekstraksi cairan superkritis yang ditingkatkan ultrasonik, ekstraksi karbon dioksida superkritis, penghapusan kafein, teh hijau |
| Subjects: | Kimia Bahan Alam > Ekstraksi Kimia Bahan Alam > Teh Hijau |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 02:38 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 02:38 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1136 |
