Studi In Silico Aktivitas Antioksidan dan Profil Farmakokinetika Metabolit Sekunder Kulit Jeruk Keprok (Citrus reticulata)

Fawwaz, Muhammad (2020) Studi In Silico Aktivitas Antioksidan dan Profil Farmakokinetika Metabolit Sekunder Kulit Jeruk Keprok (Citrus reticulata). Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (699kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version

Download (236kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (599kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (430kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (452kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (520kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf - Submitted Version

Download (331kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Jeruk keprok merupakan salah satu buah yang sangat popular di Indonesia, khasiatnya tidak hanya pada buahnya saja, kulitnya pun memiliki khasiat yang memiliki kandungan senyawa flavonoid yang dapat digunakan sebagai antioksidan dan kerjanya untuk menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi dari senyawa Citrus reticulata yang potensial menjadi kandidat sebagai antioksidan dengan metode penambatan molekul terhadap reseptor superoxide dismutase1 (5YTO). Hasil penambatan menunjukan bahwa pada reseptor superoxide dismutase1 (SOD1) diprediksi terdapat satu senyawa terbaik yang memiliki energi ikatan dan konstanta inhibisi yang lebih rendah dari ligan pembanding yaitu senyawa Thymol. Hasil prediksi sifat fisiko kimia menurut aturan Lipinski’s Rule of Five menunjukan senyawa hesperidin dan naringin -memiliki bioavailibilitas yang tidak baik. Hasil prediksi profil farmakokinetik menunjukan bahwa senyawa citronella, citronellic acid, citronellyl acetate, decanal, decanoic acid, decanol, hesperetin, tangeraxanthin, terpinen-4-ol, terpinolene, tetradecanal, thymol, thymyl methyl ether memiliki nilai absorpsi dan distribusi yang baik. Hasil pengujian toksisitas menunjukan bahwa senyawa, terpineolenel, threonine, thymol, thymyl- methyl-ether, tryptophan, tyrosin, cis-3-hexenol, cis-carveol, citronellal, citronellic-acid, citronellyl-acetate, decanoic-acid, decanol memenuhi persyaratan parameter sehingga senyawa tersebut memiliki nilai toksisitas yang rendah. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dari ke 25 senyawa utama kulit jeruk keprok terdapat satu senyawa terbaik dari hasil penambatan molekul yaitu thymol. Thymol memiliki sifat absorpsi dan distribusi yang cukup baik serta tidak bersifat mutagenik juga karsinogen sehingga diprediksi dapat dijadikan senyawa pemandu sebagai antioksidan dengan target reseptor SOD1 (superoxide dismutase) yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Kimia Farmasi Analisis > Antioksidan
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Luthfi Gunarti Zakiah
Date Deposited: 30 Mar 2026 07:58
Last Modified: 30 Mar 2026 07:58
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1177

Actions (login required)

View Item
View Item