Rakhmatuloh, Arief (2021) Review: Penerapan Molecularly Imprinted Polymer Solid Phase Microextraction (MIP-SPME) dalam Analisis Obat Fluorokuinolon. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (418kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (173kB)
BAB II Metodologi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (59kB)
BAB III Ulasan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (463kB)
BAB IV Prospek dan Rekomendasi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (54kB)
BAB V Simpulan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (53kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (388kB)
Abstract
Fluorokuinolon merupakan agen antimikroba yang digunakan dalam pengobatan berbagai macam infeksi yang disebabkan oleh bakteri gram positif maupun gram negatif. Penggunaan fluorokuinolon secara luas dapat menyebabkan timbulnya berbagai ancaman kesehatan dan resistensi antimikroba. Pada kebanyakan kasus analisis, matrik kompleks dan kecilnya konsentrasi analit dalam sampel dapat menurunkan efisiensi dari sebagian besar metode analisis, oleh karena itu preparasi sampel memiliki peranan penting dalam tahapan analisis. Solid phase microextraction merupakan salah satu teknik preparasi sampel tanpa pelarut sehingga dapat mengurangi kebutuhan akan pelarut, mengurangi biaya, waktu dan pencemaran yang mungkin timbul karena penggunaan pelarut. Molecularly imprinted polymer merupakan polimer yang dibuat secara khusus dengan kemampuan dapat mengenali dan berikatan kembali dengan molekul target sesuai dengan template yang digunakan. Adapun tujuan dari pembuatan artikel review ini yaitu untuk mengetahui penerapan dari molecularly imprinted polymer solid phase microextraction (MIP-SPME) dalam penentuan obat fluorokuinolon. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel review ini yaitu studi pustaka yang diperoleh secara online dari berbagai situs seperti Google Scholar, Science Direct, Researchgate, Pubmed dan Springerlink. Berdasarkan hasil review, rata-rata %recovery, LOD dan LOQ dari metode MIP-SPME menghasilkan nilai yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode MIP-SPME memiliki selektivitas dan sensitivitas yang baik dalam penentuan fluorokuinolon.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | fluorokuinolon, molecularly imprinted polymer, solid phase microextraction |
| Subjects: | Kimia Farmasi Analisis > Molecular Imprinted Polymer (MIP) Kimia Farmasi Analisis > Solid-Phase Microextraction (SPME) |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 03:57 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 03:57 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1255 |
