Penambatan Molekuler Senyawa Antrakuinon sebagai Antivirus Sars-Cov-2

Karnia, Nina (2021) Penambatan Molekuler Senyawa Antrakuinon sebagai Antivirus Sars-Cov-2. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (707kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version

Download (347kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (570kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (430kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (354kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf - Submitted Version

Download (237kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) merupakan virus baru yang menjadi agen dari penyakit covid-19. Pertama kali ditemukan di Cina pada akhir Desember tahun 2019. Virus ini menyebabkan pandemik global di seluruh dunia dengan tingkat kematian 0,5-6%. Sampai saat ini belum ditemukan terapi obat untuk penyakit covid-19, oleh karena itu diperlukan pengembangan obat SARS-COV-2. Antrakuinon merupakan senyawa turunan kuinon fenolik yang banyak tersebar pada tanaman. Antrakuinon termasuk senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas sebagai antivirus. Untuk meminimalisir waktu dan biaya pengembangan obat baru maka perlu dilakukan penelitian dengan metode penambatan molekuler docking. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui senyawa turunan antrakuinon yang memiliki afinitas terbaik terhadap reseptor Angiotensin Converting enzyme-2, main protease, dan spike protein. Hasil dari penambatan molekuler docking menunjukkan bahwa senyawa Morindone memiliki afinitas lebih baik terhadap reseptor 6M2N dengan nilai ΔG -7.48 kkal/mol dan KI 3.27 μM. Senyawa Anthranol memiliki afinitas lebih baik terhadap reseptor 1R42 dengan nilai ΔG -2.57 kkal/mol dan KI 12.99 mM, dan pada reseptor 7BZ5 dengan nilai ΔG -2.90 kkal/mol dan KI 7.49 mM.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Kimia Farmasi Analisis > Antrakuinon
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Luthfi Gunarti Zakiah
Date Deposited: 22 Apr 2026 03:17
Last Modified: 22 Apr 2026 03:17
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1312

Actions (login required)

View Item
View Item