Uji In Silico Senyawa Aktif dari Dadap Serep (Erythrina subumbrans) sebagai Antipiretik

Meilawati, Refi Yunanda (2021) Uji In Silico Senyawa Aktif dari Dadap Serep (Erythrina subumbrans) sebagai Antipiretik. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (650kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan.pdf] Text
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (244kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka.pdf] Text
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (561kB)
[thumbnail of BAB III Metode Penelitian.pdf] Text
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (423kB)
[thumbnail of BAB IV Rencana Penelitian.pdf] Text
BAB IV Rencana Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (529kB)
[thumbnail of BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf] Text
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (804kB)
[thumbnail of BAB VI Simpulan dan Saran.pdf] Text
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (306kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (726kB)

Abstract

Demam merupakan respon fisiologis tubuh terhadap adanya infeksi maupun inflamasi yang ditandai oleh pelepasan suatu zat pirogen di dalam tubuh. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya pelepasan prostaglandin dengan jumlah yang berlebihan. Enzim yang dapat mempengaruhi proses pelepasan prostaglandin yaitu COX-1 dan COX-2. Dalam penelitian terdahulu telah diketahui bahwa dadap serep memiliki aktivitas antipiretik. Terdapat 17 senyawa aktif yang diketahui terkandung dalam dadap serep. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari senyawa pemandu dari dadap serep yang memiliki aktivitas antipiretik melalui interaksi terhadap enzim COX-1 dan COX-2 yang dilakukan secara in silico. Metode yang digunakan adalah molecular docking dengan pengujian lebih lanjut mengenai prediksi sifat fisikokimia, analisis profil farmakokinetik serta uji toksisitas. Hasil penambatan molekul menunjukkan senyawa Abyssinone V merupakan senyawa dengan afinitas terbaik terhadap enzim COX-1 berdasarkan kemampuannya untuk berikatan dengan residu asam amino SER530 sebagaimana yang dilakukan ligan alami. Senyawa dengan afinitas terbaik terhadap enzim COX-2 yaitu Eryvarin A berdasarkan ikatannya terhadap residu asam amino SER530 dan TYR385.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: dadap serep (Erythrina subumbrans), molecular docking, COX-1, COX-2, antipiretik
Subjects: Kimia Farmasi Analisis > In Silico
Kimia Farmasi Analisis > Antipiretik
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 12 May 2026 06:58
Last Modified: 12 May 2026 06:58
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1365

Actions (login required)

View Item
View Item