Aktivitas Antelmintik Infusa dan Ekstrak Etanol Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius) terhadap Cacing Gelang Babi (Ascaris suum) secara In Vitro

Rosdiana, Dina (2022) Aktivitas Antelmintik Infusa dan Ekstrak Etanol Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius) terhadap Cacing Gelang Babi (Ascaris suum) secara In Vitro. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (737kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan.pdf] Text
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (215kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka.pdf] Text
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (439kB)
[thumbnail of BAB III Metode Penelitian.pdf] Text
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (307kB)
[thumbnail of BAB IV Penelitian.pdf] Text
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (352kB)
[thumbnail of BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf] Text
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (571kB)
[thumbnail of BAB VI Simpulan dan Saran.pdf] Text
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (209kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (907kB)

Abstract

Ascariasis merupakan penyakit infeksi cacing yang dapat menghambat pertumbuhan anak dan menurunkan daya tahan tubuh sehingga diperlukan obat antelmintik salah satunya dalam bentuk herbal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi aktivitas antelmintik secara in vitro dan menetapkan konsentrasi efektif daun papaya jepang (Cnidoscolus aconitifolius) dari Famili Euphorbiaceae. Penelitian dilakukan terhadap infusa dan ekstrak etanol daun pepaya jepang pada cacing dewasa dan telur cacing gelang babi (Ascaris suum). Pengujian dibagi dalam 3 kelompok, yaitu kelompok uji (infusa dan ekstrak etanol daun papaya jepang 3%, 6% dan 9% b/v), kelompok pembanding (pirantel pamoat dan piperazin sitrat untuk pengujian terhadap cacing dewasa dan mebendazol untuk pengujian terhadap telur cacing), dan kelompok kontrol (NaCl 0,9% dan DMSO 1%). Parameter yang diamati yaitu bentuk paralisis, jumlah cacing yang mengalami paralisis dan kematian pada cacing dewasa serta persen inhibisi terhadap telur cacing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pepaya jepang konsentrasi 9% memiliki aktivitas antelmintik terhadap cacing dewasa dengan menyebabkan paralisis flasid dan kematian yang berbeda bermakna terhadap kontrol (p<0,05). Infusa dan ekstrak etanol daun pepaya jepang 3%, 6% dan 9% memiliki aktivitas antelmintik terhadap daya hambat perkembangan telur cacing dengan persen inhibisi yang berbeda bermakna terhadap kontrol (p<0,05) serta dengan konsentrasi efektif yaitu 9% b/v.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: antelmintik, Ascariasis, Ascaris suum, daun pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius)
Subjects: Farmakologi > Anthelmintik
Farmakologi > In Vitro
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 23 May 2026 07:05
Last Modified: 23 May 2026 07:05
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1406

Actions (login required)

View Item
View Item