Abdussyukur, Abdussyukur (2022) Studi In Silico Senyawa Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) sebagai Antikanker Payudara. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (667kB)
BAB I.pdf - Submitted Version
Download (347kB)
BAB II.pdf - Submitted Version
Download (757kB)
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (441kB)
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (456kB)
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (759kB)
BAB VI.pdf - Submitted Version
Download (335kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (2MB)
Abstract
Secara in silico penelitian senyawa dari belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) telah menunjukan berbagai aktivitas famakologi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan mengggunakan alat berbantu komputer yaitu perangkat lunak AutoDockTools untuk mendapatkan senyawa belimbing wuluh sebagai kandidat obat antikanker payudara yang terbaik melalui molecular docking. Belimbing wuluh dengan 28 senyawa uji telah dilakukan docking terhadap ERα (Reseptor Estrogen Alfa) dan ERβ (Reseptor Estrogen Beta) menggunakan metode molecular docking dengan AutoDockTools, analisis hasil melalui notepad untuk divisualisasi dengan Discovery Studio Visualizer, dan analisis hasil farmakokinetika serta toksisitas dari senyawa melalui situs pre-ADMET. Hasil penambatan diperoleh tiga senyawa belimbing wuluh sebagai lead compound terhadap ERα yaitu Trans-geranylgeraniol (ΔG) -7.59 Kkal/mol dengan residu asam amino yang terikat GLU353 dan ARG394. Hasil penambatan diperoleh tiga senyawa belimbing wuluh sebagai lead compound terhadap ERβ yaitu Methyl trsiporate c (ΔG) -11.03 Kkal/mol dengan residu asam amino yang terikat ARG346 dan GLU305, dan Xanthosine (ΔG) -12.11 Kkal/mol dengan residu asam amino yang terikat GLU305. sedangkan untuk obat pembanding tamoksifen memiliki nilai ikatan energi bebas (ΔG) -10,51 Kkal/mol dan Klomifen -9,44 Kkal/mol. Berdasarkan analisis hasil prediksi, lead compound Trans-geranylgeraniol, Methyl trisporate c dan Xanthosine memiliki sifat farmakokinetika yang cukup baik dengan nilai CaCo-2 33.75, 22.88 dan 13.64; HIA 96.03%, 96.00% dan 24.71%; PPB 99.00%, 85.92% dan 12.76% sedangkan hasil toksisitas pada Methyl trisporate c modifikasi struktur untuk mengurangi aktivitas toksik untuk Xanthosine diperoleh tidak karsinogen dan tidak mutagen.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Belimbing wuluh, molecular docking, reseptor estrogen. |
| Subjects: | Kimia Farmasi Analisis > In Silico |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Luthfi Gunarti Zakiah |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 06:31 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 06:31 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1456 |
