Review: Perbandingan Konsentrasi Pengikat pada Formulasi Bedak Tabur dan Bedak Padat

Rofiah, Neng (2021) Review: Perbandingan Konsentrasi Pengikat pada Formulasi Bedak Tabur dan Bedak Padat. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of COVER ABSTRAK.pdf] Text
COVER ABSTRAK.pdf - Submitted Version

Download (548kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version

Download (241kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (528kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (404kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (234kB)
[thumbnail of BAGIAN AKHIR.pdf] Text
BAGIAN AKHIR.pdf - Submitted Version

Download (712kB)

Abstract

Bedak merupakan sediaan kosmetik yang dapat digunakan pada kulit wajah untuk menutupi masalah dan mempercantik wajah. Ada dua jenis bedak yang biasa digunakan yaitu bedak tabur (Loose powder) dan bedak padat (Compact powder). Tujuan dari penggunaan bedak yaitu untuk menutupi kekurangan pada kulit wajah sehingga diperlukan bedak yang tepat dan memiliki daya lekat dan daya menutupi yang baik. Tujuan review kali ini yaitu untuk melihat perbandingan pengikat pada bedak tabur (Loose powder) dan bedak padat (Compact powder). Metode yang digunakan yaitu studi literatur dengan pencarian artikel pada jurnal yang bereputasi. Dari 10 pustaka yang di-review, 8 pustaka bedak tabur (loose powder) menggunakan pengikat kering zink stearat dengan konsentrasi 5 gram, 6 gram, 7,8 gram dan mg stearat dengan konsentrasi 3 gram, 5 gram, 6 gram, sedangkan 2 pustaka bedak padat (compact powder) menggunakan pengikat kering, pengikat minyak, dan pengikat anti air. Pengikat kering yang digunakan yaitu zink stearat dengan konsentrasi 4% dan 0,8%, pengikat minyak yang digunakan yaitu olive oil dengan konsentrasi 5,5% dan 1,1%, dan pengikat anti air yang digunakan yaitu parrafin liquid dengan konsentrasi 14% dan 40 tetes. Dapat disimpulkan bahwa bedak padat (compact powder) memiliki daya lekat atau adhesi yang lebih tinggi dibandingkan dengan bedak tabur (loose powder).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Bedak padat, Bedak tabor, Kosmetik, Pengikat
Subjects: Teknologi Farmasi > Bedak Padat
Teknologi Farmasi > Bedak Tabur
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Nenden Sri Aprianti
Date Deposited: 10 Jun 2026 01:34
Last Modified: 10 Jun 2026 01:34
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1473

Actions (login required)

View Item
View Item