Hermawati, Tansa (2022) Studi Penambatan Molekul Senyawa Aktif pada Herba Tapak Liman (Elephanthopus Scaber L.) sebagai Antivirus SARS-CoV-2. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (576kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (214kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (836kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (405kB)
BAB IV Rencana Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (501kB)
BAB V Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (506kB)
Bab VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (312kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
Severe Acute Respiratory Syndrom Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) merupakan virus penyebab penyakit COVID-19. Pada SARS-CoV-2 terdapat enzim yang berperan dalam memediasi replikasi virus yaitu main protease dan papain like protease. Kedua enzim ini berperan dalam pembentukan protein non struktural dari virus. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui interaksi antara ligan-protein dengan melihat afinitas ikatan berdasarkan energi dan aktivitas dari senyawa aktif herba Tapak liman sebagai antivirus SARS-CoV-2. Metode yang digunakan yaitu penambatan molekul senyawa aktif herba Tapak liman terhadap reseptor Mpro dan PLpro pada coronavirus dengan Autodock®, pengujian Lipinski’s rule of five, preADME dan Toksisitas. Hasil dari penelitian ini menunjukan pada reseptor Mpro dengan kode ID 7TE0, senyawa uji terbaik yaitu betulinic acid dengan nilai ΔG -8.94 dan KI 0.28056 μm. Pada reseptor PLpro dengan kode ID 7QCG, senyawa terbaik yaitu tricin dengan nilai ΔG -4.56 dan KI 759.79 μm. Residu asam amino pada Betulinic acid dan Tricin terdapat kesamaan dengan residu asam amino pada ligan alami dari Mpro dan PLpro. Kedua senyawa ini tidak bersifat mutagenik dan karsinogen. Pada senyawa Betulinic acid memiliki nilai absorbsi dan distribusi yang cukup baik, sedangkan pada senyawa Tricin memiliki absorbsi yang rendah namun distribusi yang cukup baik. Kedua senyawa ini dapat dijadikan senyawa pemandu untuk obat antivirus SARS-CoV-2.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | SARS-CoV-2, Mpro, PLpro, Elephantopus scaber L, penambatan molekul |
| Subjects: | Kimia Farmasi Analisis > Metode Penambatan Molekul Kimia Farmasi Analisis > SARS-CoV-2 |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 03:17 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 03:17 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1499 |
