Uji Toksisitas Akut Teh Kejek (Camellia sinensis L. Kuntze) pada Mencit Galur Swiss Webster

Marlina, Ai Elin (2022) Uji Toksisitas Akut Teh Kejek (Camellia sinensis L. Kuntze) pada Mencit Galur Swiss Webster. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (464kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan.pdf] Text
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (37kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka.pdf] Text
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (351kB)
[thumbnail of BAB III Metode Penelitian.pdf] Text
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (313kB)
[thumbnail of BAB IV Penelitian.pdf] Text
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (196kB)
[thumbnail of BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf] Text
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (435kB)
[thumbnail of BAB VI Simpulan dan Saran.pdf] Text
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (31kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (437kB)

Abstract

Teh (Camellia sinensis L. Kuntze) telah digunakan secara empiris untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan dan terbukti menunjukkan efek farmakologi diantaranya sebagai antioksidan, hepatoprotektor, neuroprotektor dan kardioprotektor. Teh kejek merupakan hasil olahan dari teh hijau yang berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat dan diolah dengan cara diinjak. Pada pengujian sebelumnya diketahui teh kejek memiliki efek antidepresan pada konsentrasi 6 g/100mL, namun belum ada data ilmiah mengenai keamanan teh kejek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas akut dari infusa teh kejek dan menentukan nilai LD50. Metode yang digunakan adalah metode fixed dose yang terdiri dari 3 tahapan yaitu uji pendahuluan, uji utama dan uji batas, dengan pemberian dosis tunggal sediaan uji sebesar 300, 500, 1000, 2000 dan 5000 mg/kgBB. Parameter yang diamati adalah bobot badan, perubahan aktivitas motorik dan perilaku,bobot organ dan kematian hewan uji selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian infusa teh kejek tidak mempengaruhi bobot badan mencit, tidak menyebabkan kelainan makropatologi kecuali pada 40% mencit uji dosis 5000 mg/kgBB terdapat kelainan berupa bintik kuning pada permukaan organ hati, tidak menyebabkan perubahan indeks organ, menyebabkan perubahan perilaku hewan uji berupa penurunan aktivitas motorik dan peningkatan urinasi serta tidak menimbulkan kematian pada mencit. Dapat disimpulkan bahwa infusa teh kejek memiliki nilai LD50>5.000 mg/kgBB dan termasuk dalam kategori praktis tidak toksik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: uji toksisitas akut, nilai LD50, teh kejek (Camellia sinensis L. Kuntze)
Subjects: Farmakologi > Toksisitas Akut
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 18 Jun 2026 01:50
Last Modified: 18 Jun 2026 01:50
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1516

Actions (login required)

View Item
View Item