Habib, Pijar Muhamad (2021) Studi Penambatan Molekul Senyawa Deksametason dan Kurkumin sebagai Antivirus SARS-COV-2. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (565kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (317kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (576kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (396kB)
BAB IV Rencana Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (417kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (552kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (310kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (717kB)
Abstract
COVID-19 merupakan penyakit yang berasal dari virus SARS-CoV-2, pertama mucul dari suatu kota di Tiongkok Wuhan. Deksametason yang merupakan turunan dari senaya kortikosteroid yang memiliki efek antiinflamasi (peradangan) dan juga dapat menekan sistem kekebalan tubuh. Kurkumin merupakan senyawa yang memiliki aktivitas antivirus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi senyawa deksametason dan kurkumin yang potensial menjadi kandidat obat antivirus COVID-19 dengan metode penambatan molekul terhadap reseptor Main Protease dan Protein Spike, hasil penambatan akan dibandingkan dengan obat pembanding yaitu favipiravir. Hasil penambatan molekul menunjukkan bahwa senyawa dekametason lebih baik dari senyawa kurkumin dan pembanding yang miliki afinitas baik terhadap reseptor Main Protease (6M2N) dengan nilai ΔG =7,84 kkal/mol dan nilai KI = 1,80 µM. Begitupun terhadap reseptor Protein Spike (7BZ5) senyawa deksmetason memliki afinitas lebih baik dari pada senyawa kurkumin dengan nilai ΔG = -6,72 kkal/mol dan nilai KI = 11.81 µM. Hasil prediksi drug likeness menurut aturan Lipinski’s Rule of Five menunjukkan bahwa senyawa deksametason dan kurkumin memiliki biovailibilitas yang baik. Hasil prediksi profil farmakokinetik menunjukan bahwa senyawa deksametason dan kurkumin memiliki nilai absorpsi dan distibusi yang baik. Hasil pengujian toksisitas menunjukan bahwa senyawa deksametason dan kurkumin aman bagi manusia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | covid-19, deksametason, kurkumin, penambatan molekul |
| Subjects: | Kimia Farmasi Analisis > Anti SARS-CoV-2 Kimia Farmasi Analisis > Metode Penambatan Molekul |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 01:44 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 01:44 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1539 |
