Ningrum, Ida Rahma (2023) Uji Sitotoksik Kanker Payudara pada Sel MCF-7 dari Ekstrak dan Fraksi Air Teh Kejek (Camellia sinensis L. Kuntze). Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (645kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (239kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (664kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (592kB)
BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (627kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (330kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
Kanker payudara merupakan salah satu kanker dengan pravelensi yang tinggi di dunia dan penyebab kematian terbanyak pada wanita. Terapi saat ini seperti operasi, radioterapi, serta kemoterapi masih memiliki banyak efek samping dan mahal, maka dari itu banyak dilakukan penelitian untuk mencari sumber senyawa baru dari tanaman yang berpotensi sebagai alternatif pengobatan dengan efek samping yang minimal salah satunya adalah teh kejek (Camellia sinensis L Kunzte) karena memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dan aktivitas sitotoksik terhadap larva artemia. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik ekstrak etanol dan fraksi air teh kejek terhadap sel kanker payudara MCF-7. Tahapan dari penelitian ini meliputi pengumpulan bahan, ekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 90%, fraksinasi dengan cara ekstrasi cair-cair, penapisan fitokimia dan pengujian sitotoksik menggunakan metode Presto Blue yang dibuat dalam lima variasi konsentrasi (62,5 ppm; 125 ppm; 250 ppm; 500; 1000 ppm) . Hasil pengujian menunjukan ekstrak etanol dan fraksi air teh kejek (C. sinensis L Kunzte) secara berurutan memiliki nilai IC50 173,5 μg/ml; IC50 176,6 μg/ml dengan kategori aktivitas sitotoksik sedang baik untuk ekstrak etanol maupun fraksi air. Dengan demikian, ekstrak etanol memiliki aktivitas sitotoksik lebih baik dibanding fraksi air karena memiliki nilai IC50 paling kecil.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | teh kejek, Camellia sinensis, sel kanker payudara MCF-7, uji sitotoksik, Presto Blue Assay |
| Subjects: | Farmakologi > Sitotoksisitas |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 06:32 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 06:32 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1610 |
