Uji Sitotoksik Kanker Serviks Terhadap Sel HeLa dari Fraksi Air dan N-Heksan Teh Kejek (Camellia sinensis L. Kuntze)

Agustina, Reska Permata (2023) Uji Sitotoksik Kanker Serviks Terhadap Sel HeLa dari Fraksi Air dan N-Heksan Teh Kejek (Camellia sinensis L. Kuntze). Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (944kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan.pdf] Text
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (241kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka.pdf] Text
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (385kB)
[thumbnail of BAB III Metode Penelitian.pdf] Text
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (232kB)
[thumbnail of BAB IV Penelitian.pdf] Text
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (303kB)
[thumbnail of BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf] Text
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (441kB)
[thumbnail of BAB VI Simpulan dan Saran.pdf] Text
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (231kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (2MB)

Abstract

Kanker serviks merupakan jenis kanker terbanyak kedua yang paling umum terjadi pada wanita. Menurut beberapa peneliti, teh hijau memiliki manfaat sebagai antikanker, dikarenakan kandungan Epigallocatechin-3-gallate (EGCG) pada teh hijau bersifat toksik bagi sel kanker. Teh kejek (Camellia sinensis L. Kuntze) yang merupakan golongan teh hijau memiliki kandungan antioksidan dengan konsentrasi tinggi yang dapat berpotensi sebagai agen antikanker. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas sitotoksisitas dari fraksi air dan n-heksan teh kejek terhadap sel kanker HeLa. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan bahan, uji karakteriistik simplisia, ekstraksi, fraksinasi air dan n-heksan, penapisan fitokimia dan pengujian sitotoksik menggunakan metode PrestoBlue dengan 5 variasi konsentrasi (62,5; 125; 250; 500; 1000 µg/mL). Metode ini menggunakan reagen PrestoBlue yang mengandung resazurin. Senyawa resazurin akan tereduksi menjadi resorufin pada sel hidup. Hasil pengujian didapatkan nilai IC50 pada fraksi air dan fraksi n-heksan sebesar 419,2 µg/mL (sitotoksik lemah) dan 195,8 µg/mL (sitotoksik sedang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n-heksan teh kejek memiliki aktivitas sitotoksik yang lebih baik jika dibandingkan dengan fraksi air.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: EGCG, IC50, sel HeLa, teh kejek, PrestoBlue
Subjects: Farmakologi > Sitotoksisitas
Farmakologi > Sel HeLa
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 10 Sep 2026 03:36
Last Modified: 10 Sep 2026 03:36
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1640

Actions (login required)

View Item
View Item