Maulida, Asti Alya (2023) Pengaruh Lama Pembakaran dan Suhu Penyimpanan Terhadap Kadar Kalium (K), Natrium (Na) dan Nilai pH Dari Kelapa (Cocos nucifera L) Bakar sebagai Alternatif Minuman Isotonik. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (913kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (349kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (618kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (683kB)
BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (605kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (333kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
Kelapa (Cocos nucifera L) merupakan tumbuhan komoditas strategis di negara tropis terutama Indonesia. Minuman isotonik merupakan minuman yang memiliki kemampuan rehidrasi serta dapat meningkatkan kebugaran tubuh. Adanya inovasi minuman kuliner yang lebih dikenal minuman kelapa bakar dengan klaim para pemilik usaha dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta alternatif minuman isotonik. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh lama pembakaran dan suhu penyimpanan terhadap kadar kalium (K), natrium (Na) dan nilai pH dari kelapa (Cocos nucifera L) bakar sebagai alternatif minuman isotonik. Metode yang digunakan menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) untuk mengukur kadar mineral, serta pH meter untuk mengukur nilai pH. Verifikasi metode dilakukan terlebih dahulu untuk pengukuran sampel kalium dan natrium. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh terhadap kadar pada pengukuran mineral kalium diperoleh 1628,5078 mg/kg untuk sampel kelapa tidak dibakar dengan perlakuan penyimpanan pada suhu (27⁰C), 1581,2259 mg/kg penyimpanan pada suhu (7⁰C), 1743,7517 mg/kg penyimpanan pada suhu (27⁰C) dan 1519,7813 mg/kg pada suhu (7⁰C). Pada pengukuran mineral natrium diperoleh 1960,5089 mg/kg pada perlakuan penyimpanan (27⁰C), 2299,9046 mg/kg penyimpanan pada suhu (7⁰C) dan 3253,3010 mg/kg penyimpanan pada suhu (27⁰C) dan 2161,2350 mg/kg pada suhu (7⁰C). Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses pembakaran pada kelapa bakar dapat menjadi alternatif minuman isotonik alami. Pada pengukuran nilai pH pada keempat sampel diperoleh hasil yaitu pada rentang 4. Hasil tersebut memenuhi standar persyaratan minuman isotonik, berdasarkan Standar Nasional Indonesia 01-0222-1995.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kalium (K), minuman isotonik, natrium (Na), nilai pH dan proses pembakaran |
| Subjects: | Kimia Farmasi Analisis > Pembakaran Kimia Farmasi Analisis > Minuman Isotonik |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 03:16 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 03:16 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1649 |
