Efektivitas Ekstrak Daun Paku Kidang (Dicksonia blumei (Kunze) Moore) Terhadap Waktu Perdarahan (Bleeding time) pada Ekor Mencit Galur Swiss Webster

Solihah, Putri (2023) Efektivitas Ekstrak Daun Paku Kidang (Dicksonia blumei (Kunze) Moore) Terhadap Waktu Perdarahan (Bleeding time) pada Ekor Mencit Galur Swiss Webster. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (677kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan.pdf] Text
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (337kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka.pdf] Text
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (520kB)
[thumbnail of BAB III Metode Penelitian.pdf] Text
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (342kB)
[thumbnail of BAB IV Penelitian.pdf] Text
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (550kB)
[thumbnail of BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf] Text
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (475kB)
[thumbnail of BAB VI Simpulan dan Saran.pdf] Text
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (325kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Darah merupakan bagian tubuh yang memiliki fungsi penting dalam jaringan tubuh. Pada saat tubuh mengalami luka, maka tubuh akan mengeluarkan darah, dan akan mengakibatkan perdarahan. Maka dari itu perlu dilakukan penghentian perdarahan. Salah satu penanganan pertama untuk penghentian perdarahan dapat menggunakan tumbuhan, salah satunya bagian rambut tumbuhan paku kidang (Dicksonia blumei (Kunze) Moore). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun paku kidang terhadap waktu penghentian perdarahan (bleeding time) akibat luka. Penelitian ini menggunakan metode Duke yang mana ekor mencit diberikan luka berupa sayatan. Bahan yang digunakan pada penelitian ini yaitu bagian daun nonspora. Pengujian dilakukan dengan pemberian induksi heparin selama 5 hari dan pemberian obat asam traneksamat dan ekstrak etanol daun paku kidang dosis 100, 200 dan 400 mg/KgBB selama 6 hari. Pengujian waktu perdarahan dilakukan pada hari ke-6 yang dimaksudkan untuk melihat keberhasilan induksi heparin lalu didapatkan hasil peningkatan waktu perdarahan dan hari ke-12 yang dilakukan untuk melihat keefektifan ekstrak uji yang digunakan terhadap waktu perdarahan setelah diinduksi lalu didapatkan hasil penurunan waktu perdarahan. Senyawa metabolit sekunder yang berperan pada penyembuhan luka yaitu flavonoid, tannin dan terpenoid. Konsentrasi yang paling efektif dalam waktu pendarahan adalah dosis 100 mg/KgBB.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: perdarahan, paku kidang, penyembuhan luka, flavonoid, tannin
Subjects: Kimia Bahan Alam > Daun Paku Kidang
Kimia Bahan Alam > Ekstraksi
Kimia Bahan Alam > Waktu Perdarahan
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 02 Oct 2026 03:55
Last Modified: 02 Oct 2026 03:55
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1683

Actions (login required)

View Item
View Item