Maulidiah, Mala (2023) Aktivitas Penghambatan Enzim α–Amilase dari Ekstrak Etanol Daun Syzygium polycephalum (Miq.) Merr. & L. M. Perry, Syzygium aqueum (Burm. f.) Alston, Syzygium pycnanthum Merr. & L. M. Perry, Melaleuca leucadendra (L.) L., dan Melaleuca citrina (Curtis) Dum. Cours. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (935kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (345kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (755kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (338kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (595kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (747kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (333kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (723kB)
Abstract
Enzim α-amilase merupakan enzim pencernaan yang mempercepat laju reaksi pemecahan karbohidrat komplek menjadi karbohidrat simplek. Penghambatan enzim α-amilase dapat mengurangi penyerapan glukosa plasma yang dapat dimanfaatkan untuk penderita Diabetes Mellitus tipe II. Pada penelitian sebelumnya penghambatan enzim α-amilase telah ditunjukan oleh beberapa famili Myrtaceae, diantaranya ada ekstrak etanol daun jambu air (Syzygium aqueum) dari Kuala lumpur, yang nilai IC50 lebih baik dari akarbosa, ekstrak air daun salam, dan ekstrak etanol dewandaru. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas inhibisi enzim α-amilase dari ekstrak etanol daun lima tanaman dengan famili yang sama yaitu Myrtaceae dan menentukan nilai IC50 dari masing-masing tanaman. Metode yang digunakan adalah Fisher and Stein, dengan prinsip pengukuran konsentrasi gula pereduksi dari hasil hidrolisis pati oleh enzim α-amilase dan direaksikan dengan dinitrosalycilic acid (DNS) yang menghasilkan larutan berwarna kemudian intensitasnya diukur dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 472,5 nm. Kelima ekstrak etanol tanaman uji yaitu daun Syzygium polycephalum (Miq.) Merr. & L. M. Perry, Syzygium aqueum (Burm. f.) Alston, Syzygium pycnanthum Merr. & L. M. Perry, Melaleuca leucadendra (L.) L., dan Melaleuca citrina (Curtis) Dum. Cours. menunjukkan aktivitas inhibisi terhadap enzim α-amilase. Pada konsentrasi 40 μg/mL penghambatan tertinggi ditunjukkan oleh ekstrak etanol daun jambu air sebesar 78,89, diikuti oleh ekstrak etanol daun kayu putih dan ekstrak etanol daun kupa sebesar 73,39% dan 63,07%, dengan perkiraan nilai IC50 < 40 μg/mL. Pada ekstrak etanol daun sikat botol merah dan kopo diperoleh nilai IC50 sebesar 83,59 μg/mL dan 70,63 μg/mL. Kelima ekstrak ini aktivitasnya lebih rendah dalam menghambat enzim α-amilase dibandingkan dengan akarbosa yang memiliki nilai IC50 25,03 μg/mL.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ekstrak etanol, enzim α-amilase, nilai IC50, Myrtaceae |
| Subjects: | Farmakologi > Ekstrak Etanol Farmakologi > Enzim α-Amilase |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 03 Oct 2026 04:31 |
| Last Modified: | 03 Oct 2026 04:31 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1697 |
