Aryanti, Silvia (2023) Studi Potensi Tumbuhan Liar di Sekitar Kawah Talaga Bodas. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (665kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (232kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (564kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (463kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (857kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (326kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (3MB)
Abstract
Terdapat sebuah tempat wisata yang cukup menarik di Kota Garut, yaitu Taman Wisata Alam (TWA) dan Cagar Alam yang berada di Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja. Terdapat berbagai macam tumbuhan liar yang dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan tradisional di pinggir Kawah Talaga Bodas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa yang terkandung dalam tumbuhan liar yang dapat digunakan sebagai pengobatan tradisional. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara semi struktur terhadap 2 informan menggunakan kuesioner. Terdapat 11 sampel yang terdiri dari daun babadotan, daun kakacangan, daun putri malu, daun antanan, daun ciplukan, daun ki urat, daun kirinyuh, daun lemo, akar anggrek tangkur, akar alang–alang dan batang pining yang dapat dijadikan sebagai obat tradisional. Sampel tersebut dideterminasi lalu dilakukan pengujian skrining fitokimia dan farmakognosi berupa pengujian indeks pengembangan, indeks busa dan indeks kadar tanin. Hasil dari pengujian skrining fitokimia menunjukan 11 sampel positif mengandung flavonoid, saponin, tanin, fenol, alkaloid, steroid, dan kuinon. Hasil pengujian indeks pengembangan menunjukan nilai tertinggi mucilago terdapat pada daun babadotan sebesar 64,4 mL dan yang paling sedikit yaitu batang pining dengan nilai mucilago 6,53 mL. Indeks busa dari 11 sampel menunjukan nilai <100. Pengujian indeks kadar tanin paling tinggi yaitu daun lemo dengan rata-rata 17,13% dan yang memiliki kadar paling rendah yaitu batang pining dengan rata-rata 1,05%.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | indeks busa, indeks kadar tanin, skrining fitokimia, Talaga Bodas, tumbuhan liar |
| Subjects: | Kimia Bahan Alam > Fitokimia Kimia Bahan Alam > Metabolit Sekunder Kimia Bahan Alam > Tumbuhan Liar |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 03:28 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 03:28 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1706 |
