Amanda, Trina (2023) Studi In Silico Pencarian Kandidat Senyawa Aktif Daun Kemangi (Ocimum sanctum L) sebagai Antikanker Payudara. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (502kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (786kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (525kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (674kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (478kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (3MB)
Abstract
Kanker payudara merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan tumbuhnya suatu sel tumor ganas yang berkembang secara abnormal dari sel-sel dalam payudara. Pengobatan pada kanker payudara biasanya dilakukan pembedahan ataupun pengobatan lainnya, tetapi pengobatan tersebut memiliki efek samping yang besar. Sehingga banyak dikembangkan pengobatan baru, salah satunya dari tanaman daun kemangi. Berdasarkan pustaka diketahui bahwa tanaman daun kemangi memiliki aktivitas sebagai antikanker payudara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi senyawa potensial dari tanaman daun kemangi yang kemudian menjadi kandidat obat antikanker payudara. Screening farmakofor, penambatan molekul dan simulasi molecular dynamic dilakukan terhadap senyawa aktif daun kemangi terhadap ER-α (3ERT), ER-β (1QKM), progesteron (1SQN), dan HER2 (3PPO). Hasil screening farmakofor pada 39 senyawa aktif tanaman daun kemangi terhadap ER-α menunjukan 8 senyawa uji memiliki kemiripan fitur farmakofor dengan ligan pembanding, dan pada ER-β menunjukan bahwa dari 39 senyawa uji, terdapat 5 senyawa yang memiliki kemiripan fitur farmakofor dengan ligan pembanding. Hasil penambatan molekul pada reseptor ER-α, ER-β dan progesteron menunjukkan tidak ada senyawa uji yang memiliki nilai afinitas lebih baik dari ligan pembanding. Sedangkan, penambatan molekul pada reseptor HER2 didapatkan senyawa terbaik dengan ΔG yang lebih rendah dibandingkan ligan pembanding yaitu Apigenin (-10 kkal/mol) serta kemiripan residu asam amino dengan ligan pembanding trastuzumab. Pada hasil simulasi molecular dynamic menggunakan OpenMM selama 15 ns menunjukkan senyawa Apigenin memiliki kestabilan yang lebih baik dibandingkan dengan obat pembanding trastuzumab, sehingga dapat dijadikan kandidat obat baru pada kanker payudara.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | estrogen, HER2, progesteron, molecular docking, molecular dynamic |
| Subjects: | Kimia Farmasi Analisis > Antikanker Kimia Farmasi Analisis > Kanker Payudara Kimia Farmasi Analisis > In Silico |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 03:48 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 03:48 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1708 |
