Aryanti, Ismaya (2023) Analisis Kandungan Senyawa Ekstrak Etanol Daun Spora dan Nonspora Tumbuhan Paku Kidang (Dicksonia blumei (Kunze) Moore) dengan Metode GC-MS (Gas Chromatography-Mass Spectrometry). Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (644kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (58kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (328kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (161kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (294kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (390kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (55kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (729kB)
Abstract
Tumbuhan paku kidang merupakan salah satu tumbuhan paku yang termasuk dalam suku Cyatheaceae dengan nama jenis Dicksonia blumei (Kunze) Moore. Pada pengujian ini sampel yang digunakan yaitu bagian daun yang memiliki spora dan tidak berspora. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui senyawa dominan yang terdapat di dalam daun paku kidang, sehingga dapat diketahui potensi aktivitas farmakologinya. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan bahan, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, penapisan fitokimia pada ekstrak dengan metode FTIR (Fourier Transform-Infra Red), dan pengujian analisis kandungan senyawa dengan metode GC-MS (Gas Chromatography and Mass Spectroscopy). Hasil ekstraksi diperoleh rendemen ekstrak kental daun spora paku kidang 16% dan daun nonspora 20,21%. Hasil pengujian FTIR menunjukkan adanya senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, fenol, saponin, tanin dan steroid dan triterpenoid. Hasil pengujian GC-MS, pada daun spora terdapat 38 komponen senyawa serta 2 komponen mayor yaitu senyawa phytol (19,27%) dan gamma-sitosterol (11,24%). Sedangkan pada daun nonspora terdapat 36 komponen senyawa serta 2 komponen mayor yaitu senyawa Bis(2-ethylhexyl) phthalate (18,15%) dan phytol (17,66%). Dengan demikian ekstrak ini berpotensi memiliki aktivitas antiradikal, antimikroba, antiinflamasi, analgetik dan sitotoksik MCF-7, antikanker, antibakteri, antihiperlipidemia, dan antidiabetes.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | paku kidang, GC-MS, phytol, gamma-sitosterol, Bis(2-ethylhexyl) phthalate |
| Subjects: | Kimia Bahan Alam > Daun Paku Kidang Kimia Bahan Alam > Kajian Senyawa Kimia Bahan Alam > Metode GC-MS |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 03:44 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 03:44 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1721 |
