Sinta, Dewi (2024) Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat di Lingkungan Kampung Bongas Kabupaten Garut. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (974kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (235kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (508kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
BAB IV Rancangan Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (670kB)
BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (662kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) merupakan program yang dikembangkan oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan obat dengan benar. Program DAGUSIBU merupakan inisiatif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, yang diimplementasikan melalui pelayanan kesehatan oleh tenaga kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat di Kampung Bongas, Kabupaten Garut mengenai konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) obat. Konsep ini penting untuk memastikan penggunaan obat yang aman dan efektif, serta mencegah penyalahgunaan atau kerusakan obat yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi pertanyaan terkait pemahaman masyarakat tentang masing-masing aspek DAGUSIBU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU bervariasi, yang paling tinggi persentase pengetahuan masyarakat Kampung Bongas yaitu cukup sebanyak 41 responden (55,4%) dan untuk sisanya pada pengetahuan masyarakat Kampung Bongas ini memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 33 responden (44,6%). Penelitian ini menyarankan perlunya program edukasi kesehatan yang lebih intensif untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan obat yang benar.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | DAGUSIBU, pengetahuan, masyarakat, obat |
| Subjects: | Farmakologi > Dagusibu Farmakologi > Pengetahuan |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 17 Oct 2026 04:36 |
| Last Modified: | 17 Oct 2026 04:36 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1748 |
