Muzaki, Hifni Sifaul (2024) Evaluasi Penggunaan Antibiotik secara Kualitatif dengan Metode Alur Gyssens pada Pasien Infeksi Daerah Operasi (IDO) Pasca Sectio Caesarea di UOBK RSUD dr. Slamet Garut. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (563kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (348kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (416kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (326kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (338kB)
BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (334kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
Infeksi daerah operasi (IDO) merupakan komplikasi serius dari tindakan pembedahan yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti usia, obesitas, infeksi sebelum operasi, penggunaan antibiotik profilaksis yang tidak tepat sehingga dapat memperpanjang masa perawatan dan meningkatkan morbiditas serta mortalitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai penggunaan antibiotik secara kualitatif dengan metode alur gyssens pada pasien Infeksi Daerah Operasi Pasca Sectio Caesarea. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan rekam medis pasien yang menjalani operasi Sectio Caesarea dengan infeksi daerah operasi di RSUD dr. Slamet Garut pada periode Januari hingga Desember 2023. Sampel dievaluasi menggunakan metode alur Gyssens dan pengamatan dilakukan berdasarkan pada Clinical Practice Guidline Infeksi Daerah Operasi 2021, Infectious Diseases Society of America (IDSA), American Society of Health-System Pharmacists (AHFS), dan beberapa jurnal penelitian yang terkait. Pada penelitian ini diperoleh hasil dari total 24 pasien yang mengalami IDO profil penggunaan antibiotik yang paling banyak digunakan adalah Metronidazol sebanyak 31%, kemudian diikuti golongan sefalosporin (Seftriakson 26%, Sefiksim 15%, dan Sefadroksil 13%). Hasil evaluasi penggunaan antibiotik secara kualitatif dengan metode alur gyssens pada pasien infeksi daerah operasi sebesar 88% penggunaan antibiotik sudah tepat (rasional) dan sebesar 12% ada antiobiotik yang lebih efektif untuk digunakan (Kategori IV A) yaitu dengan antibiotik golongan sefalosporin, levofloksasin, metronidazol ataupun karbapenem.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antibiotik, infeksi daerah operasi, metode gyssens |
| Subjects: | Farmakologi > Antibiotik Farmakologi > Metode Alur Gyssens Farmakologi > Rumah Sakit |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 04:06 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 04:06 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1754 |
