Nisa, Ratu Zazkiya (2024) Analisis Kandungan dan Uji Aktivitas Sitotoksik Fraksi Air Camellia sinensis var. Assamica Klon GMB 3 Terhadap Sel Kanker Payudara BT474. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (610kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (237kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (553kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (583kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (322kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (408kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (808kB)
Abstract
Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker dengan prevalensi yang cukup tinggi dan menjadi penyebab kematian pada wanita. Terapi konvensional seperti operasi, radioterapi, dan kemoterapi masih memiliki banyak efek samping serta biaya yang tinggi. Sehingga diperlukan alternatif pengobatan yang lebih aman. Teh hijau (Camellia sinensis) var. Assamica Klon GMB 3 dikenal memiliki aktivitas sitotoksik, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai agen antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas sitotoksik fraksi air camellia sinensis var. Assamica Klon GMB 3 terhadap sel kanker payudara BT474. Proses penelitian meliputi ekstraksi menggunakan maserasi dengan pelarut etanol 96%, fraksinasi menggunakan metode ekstraksi cair-cair (ECC), penapisan fitokimia pada fraksi air dengan metode FTIR (Fourier Transform-Infra Red), analisis kandungan dengan menggunakan metode GC-MS (Gas Chromatography and Mass Spectroscopy), dan uji sitotoksik dilakukan menggunakan metode MTT Assay yang dibuat dalam enam variasi konsentrasi (1000 µg/mL, 500 µg/mL, 250 µg/mL, 125 µg/mL, 62.5 µg/mL, dan 31.25 µg/mL). Hasil pengujian FTIR menunjukan adanya senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, steroid, triterpenoid dan saponin. Pada pengujian analisis kandungan terdeteksi senyawa D-Alanine, N-ethoxycarbonyl-, ethyl ester. Hasil pengujian sitotoksik menunjukkan bahwa fraksi air memiliki aktivitas sitotoksik dengan nilai IC50 sebesar 320,2882 µg/mL yang dikategorikan antikankernya bersifat lemah yang kemungkinan dihasilkan dari senyawa metabolit sekunder flavonoid.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Camellia sinensis var. Assamica Klon GMB 3, sel kanker payudara BT474, uji sitotoksik, MTT Assay, GC-MS |
| Subjects: | Kimia Bahan Alam > Sitotoksik |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 31 Oct 2026 02:12 |
| Last Modified: | 31 Oct 2026 02:12 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1764 |
