Dallis, Dilfa Alifah (2024) Uji Aktivitas Sitotoksik Fraksi N-Heksan dan Etil Asetat Biji Alpukat (Persea americana Mill.) pada Kanker Paru-Paru Sel A549 dengan Metode Prestoblue. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (795kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (331kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (134kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (349kB)
BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (289kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (2MB)
Abstract
Kanker paru adalah jenis kanker dengan angka kejadian tertinggi di Indonesia, dan lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita, terutama terkait dengan faktor risiko seperti merokok.Pengobatan kanker saat ini, seperti operasi, radioterapi, kemoterapi, terapi hormon, dan terapi biologis, sering kali tidak efektif sepenuhnya dan dapat menimbulkan efek samping signifikan serta biaya yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengobatan yang lebih aman dan efektif. Salah satu bahan alam yang memiliki potensi sebagai antikanker adalah biji alpukat (Persea americana Mill.), yang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti Triterpenoid fenolik, flavonoid, dan tanin. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa ekstrak biji alpukat memiliki aktivitas sitotoksik terhadap beberapa jenis sel kanker, termasuk kanker usus besar dan payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas sitotoksik fraksi n-heksan dan etil asetat dari biji alpukat terhadap sel kanker paru A549, serta menentukan nilai IC50 dari masing-masing fraksi tersebut. Uji sitotoksisitas dilakukan menggunakan metode PrestoBlue dengan variasi konsentrasi yaitu 7,81; 5,63; 31,25; 62,50; 125; 250; 500; 1000 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n-heksan biji alpukat memiliki aktivitas sitotoksik yang kuat terhadap sel kanker paru A549 dengan nilai IC50 sebesar 86,60 µg/mL, sedangkan fraksi etil asetat menunjukkan aktivitas sitotoksik yang lemah dengan nilai IC50 sebesar 275,70 µg/mL. Temuan ini menunjukkan potensi fraksi n-heksan biji alpukat sebagai kandidat agen antikanker yang lebih efektif dan memberikan dasar bagi pengembangan terapi kanker berbasis bahan alam di masa depan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antikanker, biji alpukat, IC50, Sel A-549, PrestoBlue |
| Subjects: | Farmakologi > Metode Prestoblue Farmakologi > Sitotoksisitas |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 04:29 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 04:29 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1781 |
