Aktivitas Analgetik dan Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Pakis Tangkur (Polypodium feei METT) Secara In Vivo

Fitriani, Mila Reza (2019) Aktivitas Analgetik dan Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Pakis Tangkur (Polypodium feei METT) Secara In Vivo. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (552kB)
[thumbnail of Pendahuluan.pdf] Text
Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (234kB)
[thumbnail of BAB I Tinjauan Pustaka.pdf] Text
BAB I Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (274kB)
[thumbnail of BAB II Metode Penelitian.pdf] Text
BAB II Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (460kB)
[thumbnail of BAB III Alat dan Bahan.pdf] Text
BAB III Alat dan Bahan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (339kB)
[thumbnail of BAB IV Penelitian.pdf] Text
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (270kB)
[thumbnail of BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf] Text
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (511kB)
[thumbnail of BAB VI Simpulan dan Saran.pdf] Text
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (231kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Inflamasi adalah suatu respon protektif normal terhadap luka jaringan akibat trauma fisik dengan tanda utama yang meliputi kulit kemerahan, terasa hangat, bengkak dan nyeri. Nyeri adalah perasaan yang tidak nyaman karena adanya kerusakan pada jaringan. Adanya efek samping yang ditimbulkan oleh obat kimia, maka bahan alam digunakan sebagai alternatif. Salah satu contoh tanaman yang digunakan ialah daun pakis tangkur (Polypodium feei METT) yang tumbuh di daerah Talaga Bodas, Wanaraja-Garut, Jawa Barat. Sebelumnya sudah dilaporkan bahwa pada ekstrak akar pakis tangkur memiliki aktivitas analgetik dengan dosis efektif 100 mg/KgBB. Oleh karena itu, peneliti melanjutkan penelitian aktivitas analgetik dan antiinflamasi dari ekstrak etanol daun pakis tangkur dengan metode in vivo dosis 100, 200, dan 400 mg/KgBB. Uji antiinflamasi dilakukan menggunakan alat Plethysmometer, dengan metode induksi udema karagenan pada telapak kaki tikus jantan galur Wistar. Obat pembanding yang digunakan pada pengujian aktivitas antiinflamasi ialah natrium diklofenak 55 mg/70KgBB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis yang paling efektif ialah dosis 100 mg/KgBB. Uji analgetik menggunakan mencit jantan galur Swiss Webster dengan metode kimia (siegmund) dan panas (hot plate). Pada uji analgetik dengan metode siegmund mencit diinduksi dengan asam asetat 0,7% secara intraperitonial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis yang paling efektif ialah dosis 100 mg/KgBB. Pada uji analgetik dengan metode hot plate, obat pembanding yang digunakan kombinasi tramadol dan parasetamol 362,5 mg/70KgBB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang memiliki aktivitas analgetik kuat pada dosis 400 mg/KgBB.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: analgetik, antiinflamasi, hot plate, karagenan, Polypodium feei METT, Siegmund
Subjects: Farmakologi > Analgesik
Farmakologi > Antiinflamasi
Farmakologi > In Vivo
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 12 Feb 2026 08:06
Last Modified: 12 Feb 2026 08:06
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1061

Actions (login required)

View Item
View Item