Kajian Etnofarmakognosi dan Etnofarmakologi Penggunaan Tumbuhan Obat di Dusun Ciangkrong Desa Garumukti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut

Mardiyani, Sanita (2020) Kajian Etnofarmakognosi dan Etnofarmakologi Penggunaan Tumbuhan Obat di Dusun Ciangkrong Desa Garumukti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (548kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan.pdf] Text
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (232kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka.pdf] Text
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (509kB)
[thumbnail of BAB III Metode Penelitian.pdf] Text
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (229kB)
[thumbnail of BAB IV Penelitian.pdf] Text
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (236kB)
[thumbnail of BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf] Text
BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (290kB)
[thumbnail of BAB VI Simpulan dan Saran.pdf] Text
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (3MB)

Abstract

Penggunaan obat tradisional dari tumbuhan telah dikenal masyarakat Dusun Ciangkrong Garumukti dari dulu kala hingga saat ini namun penelitiannya belum banyak dilakukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tumbuhan obat yang digunakan masyarakat Dusun Ciangkrong Desa Garumukti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut. Bagian umbuhan yang digunakan berupa daun, buah, biji batang, getah akar dan rimpang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 suku tumbuhan dan 24 spesies tumbuhan yang digunakan sebagai pengobatan di Dusun Ciangkrong Desa Garumukti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut, dengan suku tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah Zingiberaceae. Berdasarkan golongan obatnya yang paling banyak adalah obat luka. Penggunaan bagian tumbuhan yang paling banyak adalah daun. Tumbuhan yang digunakan sebagai obat paling banyak diperoleh di pekarangan rumah. Cara pengolahan tumbuhan paling banyak direbus. Terdapat 14 (empat belas) tumbuhan obat yang telah ditemukan penelitian farmakologinya yang sesuai dengan penggunaan empiris yaitu bangle, kunyit, jahe, katuk, babadotan, kirinyuh, kembang sepatu, daun sirih, daun suji, daun alpukat, daun jambu batu, pegagan dan binahong.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: etnofarmakognosi, etnofarmakologi, Garumukti
Subjects: Kimia Bahan Alam > Etnofarmakognosi
Kimia Bahan Alam > Etnofarmakologi
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 06 Mar 2026 02:47
Last Modified: 06 Mar 2026 02:47
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1138

Actions (login required)

View Item
View Item