Formulasi Sediaan Emulgel Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oliefera Lam) sebagai Anti Luka Bakar

Kalifah, Umi (2020) Formulasi Sediaan Emulgel Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oliefera Lam) sebagai Anti Luka Bakar. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (617kB)
[thumbnail of Pendahuluan.pdf] Text
Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (57kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (98kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (54kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (53kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (215kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Submitted Version

Download (180kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Cedera luka bakar adalah cedera yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari khususnya di rumah tangga, dan kasus yang sering terjadi adalah luka bakar derajat II. Menurut salah satu jurnal penelitian daun kelor mempunyai khasiat sebagai anti luka bakar karena mempunyai senyawa metabolit sekunder yang berkhasiat sebagai anti luka bakar diantaranya flavonoid, saponin, tannin dan senyawa polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan elmulgel anti luka bakar dari ekstrak etanol daun kelor (Moringa oliefera Lam) yang stabil secara fisik, serta mempunyai aktivitas sebagai anti luka bakar.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental yaitu dengan melakukan pemilihan dan pembuatan basis emulgel dengan menggunakan berbagai konsentrasi geeling agent yaitu dengan menggunakan carbopol 940, kemudian dibuat sediaan emulgel dengan berbagai macam konsentrasi ekstrak etanol daun kelor yang selanjutnya akan di uji ke hewan percobaan kelinci yang sudah diberi luka bakar. Hasil pengujian untuk karbopol dengan konsentrasi 0,5% dan konsentrasi ekstrak 2% menunjukan penurunan luka bakar yaitu sebanyak 96 %, untuk karbopol dengan konsentrasi 0,75% dan kosentrasi ekstrak 3% menunjukan penurunan luka bakar sebanyak 98,31%, sedangkan untuk karbopol dengan konsentrasi 1% dan konsentrasi ekstrak 4% menunujukan penurunan luka bakar sebanyak 99,51%. Jadi konsentrasi karbopol 1% dengan konsentrasi ekstrak daun kelor sebesar 4% yang memiliki aktivitas penyembuhan luka bakar lebih baik dibandingkan dengan konsentrasi yang lain.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Teknologi Farmasi > Emulgel
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Luthfi Gunarti Zakiah
Date Deposited: 04 Apr 2026 02:58
Last Modified: 04 Apr 2026 02:58
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1204

Actions (login required)

View Item
View Item