Studi Farmakofor dan Penambatan Molekul pada Senyawa Aktif dalam Buah Lemon (Citrus Limon L.) sebagai Antioksidan

Safarina, Riksa (2021) Studi Farmakofor dan Penambatan Molekul pada Senyawa Aktif dalam Buah Lemon (Citrus Limon L.) sebagai Antioksidan. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (825kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version

Download (236kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (443kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (554kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (745kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (466kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (316kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (2MB)

Abstract

Antioksidan adalah senyawa yang memiliki kemampuan menangkap radikal bebas.Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa buah-buahan memiliki aktivitas antioksidan salah satunya buah lemon. Tujuan penelitian ini adalah memprediksi senyawa aktif buah lemon yang memiliki potensi sebagai salah satu kandidat obat antioksidan melalui metode Skrining farmakofor dan penambatan molekul. Hasil dari skrining farmakofor didapatkan 1 senyawa hits yang berpotensi menjadi senyawa pemandu yaitu cis-α-Bisabolene dengan fit score sebesar 65.41%. Hasil dari penambatan molekul dari 37 senyawa uji didapat senyawa α-Selinene yang memiliki ikatan energi paling kecil dibandingkan ligan pembanding (nilai ikatan energi -7.63 kkal/mol dan konstanta inhibisi sebesar 2.57 nM) yaitu -8.65 kkal/mol dengan nilai konstanta inhibisi 455.11 nM, yang artinya senyawa tersebut memiliki afinitas yang lebih baik dari farnesol (ligan pembanding) sehingga dapat dijadikan sebagai calon kandidat obat antioksidan. Menurut aturan Lipinski’s Rule of Five, seluruh senyawa aktif buah lemon memiliki bioavailabilitas yang baik sebagai sediaan oral. Berdasarkan prediksi profil distribusi dan absorbsi menunjukan bahwa semua ligan uji mempunyai profil absorpsi dan distribusi yang cukup baik kecuali α-Phellandren-8-ol, α-Terpineol, β-Terpineol, Cedrol, Intermedeol yang memiliki profil distribusinya tidak cukup baik. Berdasarkan hasil dari prediksi sifat toksisitas menunjukan bahwa cis-α-Bisabolene α-Selinene aman bagi tubuh.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: antioksidan, radikal bebas, farmakofor, penambatan molekul, buah lemon
Subjects: Kimia Farmasi Analisis > Farmakofor
Kimia Farmasi Analisis > Metode Penambatan Molekul
Kimia Farmasi Analisis > Antioksidan
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 13 Apr 2026 04:18
Last Modified: 13 Apr 2026 04:18
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1248

Actions (login required)

View Item
View Item