Review Artikel: Formulasi dan Evaluasi Sediaan Edible Film yang Mengandung Berbagai Bahan Alam sebagai Antibakteri

Febriyani, Yeni (2021) Review Artikel: Formulasi dan Evaluasi Sediaan Edible Film yang Mengandung Berbagai Bahan Alam sebagai Antibakteri. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (499kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan.pdf] Text
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (347kB)
[thumbnail of BAB II Metodologi.pdf] Text
BAB II Metodologi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (439kB)
[thumbnail of BAB III Ulasan Pustaka.pdf] Text
BAB III Ulasan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (663kB)
[thumbnail of BAB IV Prospek dan Rekomendasi.pdf] Text
BAB IV Prospek dan Rekomendasi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[thumbnail of BAB V Kesimpulan.pdf] Text
BAB V Kesimpulan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (229kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (529kB)

Abstract

Sediaan edible film merupakan suatu lapisan tipis (film) transparan yang dapat dimakan dan akan segera melarut saat kontak langsung dengan air liur, terbuat dari tiga komponen seperti hidrokoloid, lipid dan komposit. Salah satu penyebab bau mulut adalah bakteri dan salah satu cara menghilangkan bau mulut adalah penggunaan edible film yang memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan review ini untuk mengulas formulasi sediaan edible film, evaluasi mutu sediaan, serta aktivitas antibakterinya. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini yaitu studi literatur dari beberapa jurnal nasional dan internasional ber-ISSN diperoleh dari penyedia jurnal di internet seperti Google scholar, Science direct dan Research Gate dipublikasi dalam 10 tahun terakhir. Bedasarkan hasil review dapat disimpulakan bahwa formulasi pada sediaan edible film ekstrak biji pepaya dan ekstrak daun salam yang paling banyak memenuhi persyaratan dari karakteristik sediaan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Untuk hasil aktivitas antibakteri dari ketiga formulasi sediaan edible film menunjukkan aktivitas antibakteri yang paling kuat adalah dari ekstrak buah kapulaga dengan zona hambat sebesar 22.5 mm.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: aktivitas antibakteri, bahan alam sebagai antibakteri, edible film
Subjects: Teknologi Farmasi > Edible Film
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 13 May 2026 07:35
Last Modified: 13 May 2026 07:35
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1390

Actions (login required)

View Item
View Item