Henoy, Henoy (2022) Review: Aktivitas Antihiperurisemia dari Tumbuhan Berkhasiat Obat Masyarakat Sub-Etnis Wolio, Kota Baubau. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (559kB)
BAB I.pdf - Submitted Version
Download (317kB)
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (313kB)
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (618kB)
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (361kB)
Abstract
Hiperurisemia merupakan suatu kondisi terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam darah melebihi batas normalnya dan dapat memicu penyakit gout artritis. Prevalensi kejadian penyakit gout di Indonesia mencapai 65%. Masyarakat sub-etnis Wolio masih menggunakan tumbuhan sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit termasuk penyakit gout atau rematik. Tumbuhan obat tersebut telah diidentifikasi dan dilakukan survei etnobotani menunjukan 8 tanaman yang digunakan sebagai obat rematik dan berpotensi memiliki aktivitas sebagai antihiperurisemia. Review artikel ini bertujuan untuk menyajikan informasi mengenai tanaman-tanaman obat yang memiliki aktivitas sebagai antihiperurisemia dari tumbuhan obat yang telah diidentifikasi dan survei etnobotani di masyarakat sub-etnis Wolio, kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Review artikel ini menggunakan literature online dari situs penyedia jurnal di internet, dan offline dari buku artikel. Hasil penelusuran didapatkan 5 jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat rematik oleh masyarakat sub-etnis Wolio dan terbukti secara ilmiah memiliki aktivitas antihiperurisemia melalui pengujian secara in vivo, in vitro, dan uji klinik fase nol. Tumbuhan tersebut adalah putri malu (Mimosa pudica L.), pandan (Pandanus amarillyfolius), murbei (Morus alba), daun encok (Plumbago zeylanica), serai (Cymbopogon conyzoides L.) dan 13 tumbuhan lain yang juga terbukti secara ilmiah memiliki aktivitas antihiperurisemia. Review artikel ini diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah untuk acuan penelitian lebih lanjut khususnya pada tumbuhan yang memiliki aktivitas sebagai antihiperurisemia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antihiperurisemia, etnobotani Wolio, tumbuhan berkhasiat obat |
| Subjects: | Farmakologi > Antihiperurisemia |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 25 May 2026 03:32 |
| Last Modified: | 25 May 2026 03:32 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1414 |
