Fauzi, Iqbal (2022) Uji In Silico Senyawa Aktif Daun Katuk (Sauropus androgynus L. Merr.) sebagai Antiobesitas. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (870kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (313kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (746kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (404kB)
BAB IV Rencana Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (425kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (641kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
Obesitas merupakan peningkatan massa jaringan lemak dalam tubuh yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan energi dan penggunaan energi. Ketidakseimbangan ini berdampak pada akumulasi lemak dalam tubuh yang semakin meningkat. Akumulasi lemak disebabkan oleh pola makan masyarakat yang mengarah pada pola makan yang tinggi lemak dan tinggi kalori. Upaya penurunan penderita obesitas dapat dilakukan dengan memanfaatkan tanaman herbal daun katuk (Sauropus androgynus L. Merr). Penelitian ini bertujuan untuk melihat senyawa yang memiliki aktivitas antiobesitas dalam daun katuk (Sauropus androgynus L. Merr) serta diharapkan dapat menambah kelengkapan informasi mengenai aktivitas antiobesitas daun katuk untuk kemajuan pengobatan. Hasil penambatan molekul terhadap 17 senyawa uji dari daun katuk menunjukan bahwa pada reseptor adipocyte Fatty Acid Binding Protein (aFABP) terdapat satu senyawa uji terbaik yaitu androstan-17-one-3-ethyl-3-hydroxy-5-alpha yang dapat diprediksi sebagai pemandu pengobatan obesitas. Pada senyawa androstan-17-one-3-ethyl-3-hydroxy-5-alpha memiliki nilai energi ikatan bebas (∆G) -8,48 kkal/mol dan konstanta inhibisi (KI) 613,32 nM. Hasil parameter absorbsi dan distribusi menunjukan bahwa nilai Caco-2 sebesar 33,27 %, HIA sebesar 95,62 %, dan PPB sebesar 100 %. Hasil prediksi toksisitas menunjukan bahwa senyawa androstan-17-one-3-ethyl-3-hydroxy-5-alpha tidak bersifat genotoksik dan karsinogen non-genotoksik, tetapi memiliki nilai cramer rules yang tinggi sehingga diperlukan penyesuaian dosis. Hal ini menunjukan senyawa androstan-17-one-3-ethyl-3-hydroxy-5-alpha dapat diprediksi dijadikan senyawa pemandu pada pengobatan antiobesitas.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | obesitas, daun katuk, penambatan molekul |
| Subjects: | Kimia Farmasi Analisis > In Silico Kimia Farmasi Analisis > Antiobesitas |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 02:34 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 02:34 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1479 |
