Balqis, Kamila Athalla (2022) Review: Formulasi Sediaan Gel dari Berbagai Ekstrak Daun sebagai Obat Luka Sayat. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (651kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (211kB)
BAB II Metodologi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (209kB)
BAB III Ulasan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (538kB)
BAB IV Prospek dan Rekomendasi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
BAB V Simpulan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (206kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (327kB)
Abstract
Luka sayat (insisi) merupakan jenis luka yang disebabkan oleh benda tajam dengan tepi luka yang tampak teratur. Banyak peneliti menemukan bahwa pemberian topikal berupa formulasi gel herbal dapat meningkatkan penyembuhan luka pada tikus secara signifikan. Tujuan dari review artikel ini yaitu untuk mengetahui varian formulasi gel dari bahan alam yang dapat dijadikan penyembuh luka. Metode yang digunakan dalam review artikel ini yaitu studi literatur dari jurnal terbitan 10 tahun terakhir yang ber-ISSN dan ber-DOI yang didapat dari pencarian menggunakan bantuan Google Scholar, GARUDA dan Research Gate. Terdapat empat formulasi gel ekstrak daun yang ditinjau formulasi nya pada penyembuhan luka yaitu daun Jarak Cina (Jatropha multifida), daun Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.), daun Lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit.), dan daun Ekor Naga (Rhaphidophora pinnata (L.f) Schott). Formulasi gel secara umum meliputi zat aktif, basis gel, dan zat tambah yang terdiri dari humektan, pengawet, pendapar atau alkalizing agent, kosolven, dan pelarut. Hasil review menunjukkan keempat formulasi gel ekstrak daun memiliki kemampuan dalam penyembuhan luka dengan formulasi yang menggunakan basis gel HPMC yaitu ekstrak daun Jarak Cina dan ekstrak daun Cabai Rawit waktu penyembuhan masing-masing 6 hari dan 8 hari, sedangkan formulasi yang menggunakan basis gel Carbopol yaitu ekstrak daun Lamtoro dan ekstrak daun Ekor Naga memilki waktu penyembuhan yang lebih lama yaitu 11 hari dan 14 hari.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | gel, luka sayat, insisi, ekstrak daun, efektifitas luka |
| Subjects: | Teknologi Farmasi > Gel |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 02:57 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 02:57 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1482 |
