Budiarti, Khoirunnisa Ayu (2022) Aktivitas Antiaging Ekstrak Etanol Akar Alang-Alang (Imperata cylindrica), Ekstrak Etanol Daun Camcau (Premna trichostoma) dan Kombinasinya. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (372kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (214kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (418kB)
BAB III Metodologi Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (375kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (595kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
Penuaan kulit merupakan dampak dari pengaruh faktor intrinsik (genetik) dan ekstrinsik (lingkungan). Pada penuaan ekstrinsik, paparan radiasi sinar UV merupakan penyebab utama penuaan dini yang dapat dicegah dengan perawatan antiaging seperti kosmetik antiaging, di mana kosmetik yang berasal dari bahan alam lebih banyak dipilih karena memiliki efek samping rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek antiaging dari delapan tanaman yang secara empiris dapat digunakan untuk mencegah munculnya kerutan dan memelihara kulit. Skrining terhadap delapan tanaman dilakukan melalui aktivitas penghambatan enzim kolagenase secara in vitro. Kemudian dua ekstrak tanaman terpilih yakni ekstrak etanol akar alang-alang (EEAA) (Imperata cylindrica) dan ekstrak etanol daun camcau (EEDC) (Premna trichostoma) serta kombinasinya dalam bentuk sediaan krim diuji aktivitas antiaging secara in vivo. Uji aktivitas antiaging secara in vivo dilakukan terhadap tikus jantan galur Balb/C yang diinduksi penuaan selama 4 minggu dengan lampu UVB dosis 150 mJ/cm2 selama 15 detik pada jarak 3 cm juga bersamaan dengan pemberian sediaan uji dan pembanding vitamin C. Parameter yang diamati adalah persentase sebum, pigmen, kolagen, elastisitas, dan kelembaban. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi I (EEAA-EEDC) 0,5%-0,5% menurunkan persentase pigmen dan meningkatkan kelembaban kulit paling baik, kombinasi II (EEAA-EEDC) 1%-1% meningkatkan persentase kolagen yang paling baik, EEDC 1% meningkatkan persentase elastisitas paling baik, sedangkan untuk persentase sebum, semua kelompok uji menunjukkan efek yang sama dalam menjaga kestabilan persentase sebum kulit mencit.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antiaging, akar alang-alang (Imperata cylindrica (L.) P. Beauv.), daun camcau (Premna trichostoma Miq.), sinar UV B |
| Subjects: | Farmakologi > Antiaging |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 02:46 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 02:46 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1524 |
