Suryani, Aning (2022) Review: Efektivitas Tanaman Famili Rutaceae Sebagai Hepatoprotektor terhadap Penurunan Kadar Enzim SGOT dan SGPT. Sarjana thesis, Universitas Garut.
COVER ABSTRAK.pdf - Submitted Version
Download (777kB)
BAB I.pdf - Submitted Version
Download (349kB)
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (339kB)
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
BAGIAN AKHIR.pdf - Submitted Version
Download (528kB)
Abstract
Kerusakan hati dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan hati sebagai organ yang mendetoksifikasi racun, dan metabolisme dalam tubuh manusia. Kerusakan yang terjadi pada hati dapat disebabkan senyawa yang bersifat hepatotoksik. Oleh sebab itu, zat yang memiliki aktivitas hepatoprotektif sangat dibutuhkan dalam upaya preventif dan kuratif kerusakan hati. Kerusakan hati dapat diidentifikasi dari kenaikan kadar enzim SGOT dan SGPT. Beberapa penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal Nasional maupun Internasional untuk membuktikan khasiat dari Famili Rutaceae sebagai hepatoprotektor. Review artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait efektivitas tanaman- tanaman Famili Rutaceae sebagai hepatoprotektor terhadap penurunan kadar enzim SGOT dan SGPT. Metode yang digunakan adalah studi literatur, Literatur yang digunakan yakni Jurnal Nasional dan Internasional yang terakreditasi dan ber-ISSN yang diterbitkan secara online 10 tahun terakhir (2011-2021). Penelusuran dilakukan melalui mesin pencarian Google scholar, Pubmed, dan NCBI. Berdasarkan hasil studi literatur diperoleh bahwa terdapat 14 spesies tanaman berkhasiat hepatoprotektif yakni A. ceylanica, A. marmelos, C. aurantium, C. grandis, C. hystrix, C. limetta, C. paradisi, C. sinensis, C. limon, G. pentaphylla, F. limonia, M. koenigii, R. chalapensis, Z. alatum. Dari 14 spesies tanaman tersebut, C. aurantium, C. grandis dan F. limonia adalah tanaman yang paling efektif dalam menurunkan kadar enzim SGOT-SGPT dilihat dari persentase efektivitasnya yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan obat pembanding.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hepatoprotektor, Rutaceae, SGOT, SGPT, Tanaman Herbal |
| Subjects: | Farmakologi > Hepatoprotektor |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Nenden Sri Aprianti |
| Date Deposited: | 18 Jul 2026 07:13 |
| Last Modified: | 18 Jul 2026 07:13 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1561 |
