Modifikasi Pengurangan Kadar HCN dengan Teknik Perendaman pada Kacang Koro Pedang (Canavalia ensiformis (L.) DC.) Hasil Budidaya Masyarakat Kabupaten Garut

Jamilah, Silmi Nurasiah (2023) Modifikasi Pengurangan Kadar HCN dengan Teknik Perendaman pada Kacang Koro Pedang (Canavalia ensiformis (L.) DC.) Hasil Budidaya Masyarakat Kabupaten Garut. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (737kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version

Download (235kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (540kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (237kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (505kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Kacang kedelai menjadi tanaman kacang-kacangan yang paling tinggi digunakan pemanfaatanya untuk bahan baku produk khas Indonesia seperti tempe, tahu, tauco, kecap, oncom dan lainya. Banyaknya isu mengenai nilai gizi yang tinggi pada sejumlah varietas tanaman kacang-kacangan, seperti kacang kedelai, seringkali dapat dikaitkan dengan kacang koro pedang (Canavalia ensiformis (L.) DC.). Salah satu dari 9 provinsi di Indonesia yang telah melakukan pengembangan kacang koro adalah Jawa Barat. Terdapat keraguan di kalangan masyarakat terhadap penggunaan kacang koro sebagai bahan baku produk pangan karena kacang koro mengandung senyawa toksik HCN (asam sianida). Kandungan HCN dalam kacang koro dapat diminimalkan melalui langka-langkah seperti pencucian, pemanasan, perendaman dan proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir kadar HCN di dalam kacang koro pedang dengan perebusan, perendaman larutan NaCl, serta air rendaman yang diganti setiap 12 jam. Proses pengukuran kadar HCN dilakukan dengan metode destilasi dan titrasi yang kemudian dihitung menggunakan persamaan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan perebusan, perendaman NaCl dan penggantian air rendaman setiap 12 jam berpengaruh terhadap penurunan kadar HCN kacang koro. Kadar HCN kacang koro tanpa perlakuan sebesar 135 ppm dan 8,5 ppm pada perendaman 5 hari (terjadi penurunan sebesar 94%).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: kacang koro, asam sianida, HCN, destilasi, titrasi
Subjects: Kimia Farmasi Analisis > Kacang Koro Pedang
Kimia Farmasi Analisis > Kadar HCN
Kimia Farmasi Analisis > Perendaman
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 28 Jul 2026 06:28
Last Modified: 28 Jul 2026 06:28
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1585

Actions (login required)

View Item
View Item