Optimasi Formula Patch Antiacne Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) dengan Kombinasi Polimer PVA dan HPMC

Arianti, Risti (2023) Optimasi Formula Patch Antiacne Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) dengan Kombinasi Polimer PVA dan HPMC. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (530kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version

Download (341kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (439kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (55kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (423kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (403kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (56kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Jerawat adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh peradangan oleh bakteri Propionibacterium acnes pada wajah, leher, dada dan punggung. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa daun jambu biji (Psidium guajava L.) mengandung flavonoid yang memiliki sifat anti-jerawat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan formulasi patch anti-acne ekstrak daun jambu biji yang paling optimal dengan kombinasi PVA dan HPMC sebagai basis. Proses ekstraksi daun jambu biji menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Basis patch dioptimasi pada konsentrasi total polimer 5% dengan kombinasi PVA dan HPMC (1:2, 1:1, dan 2:1) dan diproduksi dengan metode solvent casting. Formulasi patch jerawat dibuat dalam tiga variasi formula dengan konsentrasi ekstrak daun jambu biji yaitu; F1 ekstrak 4%; F2 ekstrak 8%; dan F3 ekstrak 12%. Evaluasi sediaan patch meliputi organoleptis, keseragaman bobot, ketebalan, ketahanan lipat, pH, pemanjangan, susut pengeringan, daya serap air dan uji pengembangan (Swelling index). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan acne patch dengan perbandingan 1:2 pada formula F2 dengan konsentrasi ekstrak 8% menghasilkan sediaan acne patch dengan stabilitas fisik yang baik secara organoleptis, keseragaman bobot SD≤0,05, ketebalan <1mm, daya lipat >200, pH <6,5, pemanjangan >5%, susut pengeringan 1-10%, daya serap air <10% dan uji pengembangan 501%. Sediaan acne patch juga memiliki aktivitas anti-acne terhadap Propionibacterium acnes dengan diameter hambat sebesar 13,35 mm yang termasuk dalam kategori daya hambat kuat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: jerawat, Propionibacterium acnes, daun jambu biji, acne patch, PVA
Subjects: Teknologi Farmasi > Acne Patch
Teknologi Farmasi > Antijerawat
Teknologi Farmasi > Polimer PVA
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 01 Aug 2026 02:17
Last Modified: 01 Aug 2026 02:17
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1600

Actions (login required)

View Item
View Item