Haryani, Ilma (2023) Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Pelepah Paku Kidang (Dicksonia blumei (Kunze) Moore) dengan Metode Difusi Cakram. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (604kB)
BAB I.pdf - Submitted Version
Download (236kB)
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (649kB)
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (642kB)
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (546kB)
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (607kB)
BAB VI.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
Paku kidang (Dicksonia blumei (Kunze) Moore) merupakan salah satu jenis tumbuhan paku yang termasuk dalam suku Cyatheaceae, sub suku Cyatheoideae. Tumbuhan ini sering digunakan sebagai tanaman hias atau media tanam anggrek. Penelitian terkait potensinya dalam bidang pengobatan belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak etanol pelepah paku kidang dengan metode difusi cakram serta penentuan nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi karakteristik simplisia, ekstraksi, penapisan fitokimia pada simplisia dan ekstrak, pengujian aktivitas antimikroba dengan metode difusi cakram serta pengujian KHM dan KBM. Hasil pengujian karakteristik terhadap simplisia dengan diperoleh kadar air 4%, kadar sari larut air 3,70%, kadar sari larut etanol 2,63%, susut pengeringan 10,90%, kadar abu total 6,5% dan kadar abu tidak larut asam 1,40%. Dari hasil penapisan fitokimia pelepah paku kidang mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid/triterpenoid. Aktivitas antimikroba terhadap ekstrak etanol pelepah paku kidang dengan metode difusi cakram menunjukkan bahwa terdapat aktivitas antimikroba terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes. Kontrol positif yang digunakan adalah kloramfenikol 1% dan kontrol negatif yang digunakan adalah DMSO 10%. Hasil penentuan KHM dan KBM menunjukkan bahwa ekstrak etanol pelepah paku kidang bersifat bakteriostatik.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antimikroba, paku kidang, (Dicksonia blumei (Kunze) Moore), difusi cakram, KHM, KBM |
| Subjects: | Kimia Bahan Alam > Metode Difusi Cakram Kimia Bahan Alam > Antimikroba |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 08 Aug 2026 02:17 |
| Last Modified: | 08 Aug 2026 02:17 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1611 |
