Hamzah, Rahma Habibah (2023) Formulasi Gel Pembersih Gigi dari Etil P-Metoksisinamat (EPMS) sebagai Pencegah Karies Gigi. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (598kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (239kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (322kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (380kB)
BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (508kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (714kB)
Abstract
Kencur (Kaempferia galanga Linn) merupakan tumbuhan yang banyak digunakan sebagai obat tradisional. Etil p-metoksisinamat (EPMS) merupakan senyawa mayor kencur yang diisolasi dari rimpang kencur dengan pelarut nonpolar yaitu n-heksan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan formulasi sediaan gel pembersih gigi dari etil p-metoksisinamat (EPMS) sebagai pencegahan karies gigi. Metode yang dilakukan secara eksperimental yaitu membuat formulasi gel pembersih gigi carbopol 940, trietanolamin (TEA), sorbitol, natirum lauryl sulfat, natrium benzoat, papermint dan aquadest dengan variasi konsentrasi carbopol 940 yaitu 0,75%, 1%, dan 1,5%. Kemudian dilakukan uji aktivitas antibakteri dengan metode sumuran terhadap bakteri streptococcus mutans pembersih gigi lalu dilakukan Uji Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dengan konsentrasi 0,01%, 0,02% dan 0,03%. Kemudian dilakukan uji aktivitas sediaan gel pembersih gigi dari Etil p-metoksisinamat (EPMS) terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan menggunakan metode difusi sumuran atau Cup-plate tecnique. Hasil menujukan variasi carbopol terbaik yaitu pada 1,5% konsentrasi paling efektif 0,03%, 0,05%, dan 0,07%. Uji konsentrasi hambat minimum 0,03% dengan formulasi gel terbaik yaitu F2 dengan kosentrasi 0,05%. Kesimpulan semakin meningkatnya konsentrasi Etil p-metoksisinamat maka viskositasnya semakin menurun dan sebaliknya apabila semakin rendah konsentrasi Etil p-metoksisinamat maka viskositasnya akan semakin meningkat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | etil p-metoksisinamat, gel gigi, karies gigi |
| Subjects: | Teknologi Farmasi > Gel Gigi |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 02:58 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 02:58 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1618 |
