Gusdinar, Niar Putri (2023) Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Batang dan Daun Kenikir (Cosmos caudatus, Kunth) dengan Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhidrazyl). Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (533kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (339kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (381kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (368kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (371kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (841kB)
Abstract
Kenikir (Cosmos caudatus, Kunth) termasuk keluarga Asteraceae yang dipercaya memiliki manfaat besar bagi kesehatan karena telah digunakan sebagai penambah nafsu makan, penguat tulang dan secara tradisional digunakan untuk mengobati diabetes, memperbaiki sirkulasi darah, sebagai anti-aging dan sebagai obat penurun panas. Metabolit sekunder yang terdapat dalam daun kenikir diantaranya ialah polifenol, saponin, steroid, triterpenoid dan flavonoid. Beberapa penelitian yang telah dilakukan menemukan adanya kandungan senyawa antioksidan pada daun kenikir. Oleh karena itu, kenikir diidentifikasi sebagai salah satu sayuran yang memiliki potensi kaya akan antioksiodan. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak metanol batang dan daun kenikir, sehingga dapat diketahui jenis organ pada tanaman dapat mempengaruhi kadar antioksidan dalam kenikir. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol. Uji aktivitas antioksidan dilakukan secara kuantitatif dengan penentuan nilai IC50. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH dan diperoleh nilai IC50 sebesar 39,795 ppm untuk ekstrak metanol daun kenikir dan 94,7478 ppm untuk ekstrak methanol batang kenikir. Berdasarkan pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa jenis organ pada tanaman dapat mempengaruhi kadar antioksidan yang terkandung.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cosmos caudatus, batang kenikir, daun kenikir, DPPH, antioksidan dan ekstrak methanol |
| Subjects: | Kimia Bahan Alam > Antioksidan Kimia Bahan Alam > Metode DPPH |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 03:14 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 03:14 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1664 |
