Uji Aktivitas Sitotoksik Ekstrak dan Fraksi Air Biji Alpukat (Persea americana Mill.) pada Kanker Prostat Sel DU-145

Rosdiani, Andini (2024) Uji Aktivitas Sitotoksik Ekstrak dan Fraksi Air Biji Alpukat (Persea americana Mill.) pada Kanker Prostat Sel DU-145. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (853kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan.pdf] Text
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (361kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka.pdf] Text
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (594kB)
[thumbnail of BAB III Metode Penelitian.pdf] Text
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[thumbnail of BAB IV Penelitian.pdf] Text
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (600kB)
[thumbnail of BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf] Text
BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB VI Simpulan dan Saran.pdf] Text
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (231kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Kanker prostat merupakan proliferasi yang tidak terkendali dari sel yang terdapat didalam kelenjar prostat. Kanker prostat termasuk jenis kanker terbanyak kedua yang terjadi pada pria. Pengobatan kanker yang umumnya diketahui adalah kemoterapi yang masih memiliki banyak efek samping seperti rambut rontok, tubuh lemah dan terasa lelah, sesak napas, mual, muntah, dan nyeri pada perut. Sehingga banyak peneliti melakukan penelitian terhadap bahan alam, salah satunya biji alpukat. Pada biji alpukat terdapat senyawa triterpenoid yang dapat menghambat proliferasi sel. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik ekstrak dan fraksi air biji alpukat (P. americana Mill.) terhadap sel kanker prostat DU-145. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan bahan, pembuatan simplisia, karakteristik simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, fraksinasi dengan metode ekstraksi cair-cair, penapisan fitokimia, dan pengujian sitotoksik menggunakan metode PrestoBlue yang dibuat dalam 8 variasi konsentrasi (7,81; 15,62; 31,25; 62,5; 125; 250; 500; 1000 ppm). Hasil pengujian didapatkan nilai IC50 untuk ekstrak sebesar 599,9 µg/mL dan untuk fraksi air sebesar 428,2 µg/mL. Nilai IC50 dari ekstrak dan fraksi air menunjukkan aktivitas sitotoksik yang lemah.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: biji alpukat, IC50, PrestoBlue, sel DU-145, triterpenoid
Subjects: Farmakologi > Sitotoksisitas
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 02 Nov 2026 03:45
Last Modified: 02 Nov 2026 03:45
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1778

Actions (login required)

View Item
View Item