Lutfiah, Eriza (2018) Hayati Pendahuluan Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol 96% dari Biji Mangga Pari (Mangifera laurina Blume), Biji Mangga Kweni (Mangifera odorata Griff), dan Biji Mangga Arumanis (Mangifera indica L) dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (599kB)
Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (234kB)
BAB I Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (414kB)
BAB II Metodologi Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
BAB III Alat dan Bahan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (334kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (481kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (412kB)
BAB VI Kesimpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
Salah satu tumbuhan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat adalah buah mangga. Mangga sendiri dipercaya berasal dari India. Dari hasil penelitian salah satu varietas mangga, yaitu varietas mangga gandum (termasuk salah satu jenis mangga Mangifera indica) terhadap kegunaan serta potensi sitotoksik yang terdapat didalam biji mangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas dari beberapa ekstrak etanol 96% yang dihasilkan dari berbagai biji mangga yaitu: biji mangga pari (Mangifera laurina Blume); biji mangga kweni (Mangifera odorata Griff); dan biji mangga arumanis (Mangifera indica L); menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Adapun metode yang digunakan meliputi penyiapan bahan, pemeriksaan karakteristik simplisia, penapisan fitokimia, pembuatan ekstrak, pemeriksaan ekstrak, dan uji hayati pendahuluan aktivitas sitotoksik. Hasil uji hayati pendahuluan aktivitas sitotoksik dengan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) pada beberapa esktrak etanol 96% yang dihasilkan dari berbagai biji mangga yaitu: biji mangga pari (Mangifera laurina Blume), biji mangga kweni (Mangifera odorata Griff), dan biji mangga arumanis (Mangifera indica L) didapat hasil LC50 menunjukkan adanya aktivitas sitotoksik dengan nilai 56,23 ppm; 30,90 ppm; dan 12,88 ppm. Nilai tertinggi aktivitas sitotoksik terdapat di ekstrak biji mangga arumanis. Maka dapat di simpulkan dari ketiga ekstrak etanol 96% menunjukkan aktivitas sitotoksik karna memiliki nilai LC50 < 1000 µg/mL.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | biji mangga pari, biji mangga kweni, biji mangga arumanis, BSLT, sitotoksik |
| Subjects: | Kimia Bahan Alam > Metode BSLT Kimia Bahan Alam > Sitotoksik |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 08 Sep 2025 07:00 |
| Last Modified: | 08 Sep 2025 07:00 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/507 |
