Pratiwi, Ayu Fajarwati (2018) Aktivitas Analgetik Ekstrak Etanol Bunga Mawar (Rosa hybrida Hort.) dan Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Kombinasinya Pada Mencit Putih Jantan Galur Swiss Webster dengan Metode Siegmund. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (421kB)
Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (234kB)
BAB I Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (489kB)
BAB II Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
BAB III Alat dan Bahan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (382kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (423kB)
BAB VI Kesimpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (976kB)
Abstract
Nyeri merupakan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan adanya kerusakan jaringan. Penelitian sebelumnya menujukkan bunga mawar dan rimpang kunyit memiliki aktivitas analgetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgetik ekstrak etanol bunga mawar (Rosa hybrida Hort.), rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) dan kombinasinya pada mencit putih jantan galur Swiss Webster dengan metode Siegmund. Dosis ekstrak yang digunakan diantaranya ekstrak etanol bunga mawar 100 mg/KgBB, ekstrak etanol rimpang kunyit 400 mg/KgBB, kombinasi ekstrak etanol bunga mawar 50 mg/KgBB + ekstrak etanol rimpang kunyit 200 mg/KgBB, kombinasi ekstrak etanol bunga mawar 100 mg/kgBB + ekstrak etanol rimpang kunyit 400 mg/KgBB serta dosis ibuprofen sebagai pembanding standar adalah 52 mg/KgBB secara per oral. Mencit diinduksi dengan asam asetat 0,7% secara intraperitoneal 30 menit setelah pemberian ekstrak. Parameter uji yang diamati berupa jumlah geliatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga mawar 100 mg/KgBB, ekstrak etanol rimpang kunyit 400 mg/KgBB, kombinasi ekstrak etanol bunga mawar 50 mg/KgBB + ekstrak etanol rimpang kunyit 200 mg/KgBB, serta kombinasi ekstrak etanol bunga mawar 100 mg/KgBB + ekstrak etanol rimpang kunyit 400 mg/KgBB memiliki aktivitas analgetik dengan penurunan respon geliat secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol (p <0,05). Kombinasi ekstrak etanol bunga mawar 100 mg/KgBB + ekstrak etanol rimpang kunyit 400 mg/KgBB menujukkan aktivitas analgetik yang paling baik dibandingkan dengan dosis tunggalnya dengan penurunan efek menggeliat dengan persentase proteksi sebesar 58,43% dan persentase efektivitas analgetik sebesar 111,86%.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | analgetik, asam asetat, bunga mawar, metode siegmund, rimpang kunyit |
| Subjects: | Farmakologi > Analgesik Farmakologi > Metode Siegmund |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 19 Sep 2025 07:52 |
| Last Modified: | 19 Sep 2025 07:52 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/578 |
