Maulana, Imam (2019) Peningkatan Laju Disolusi Albendazol dengan Teknik Dispersi Padat menggunakan Polimer PVP K30. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (580kB)
Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (210kB)
BAB I.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (440kB)
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (453kB)
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (330kB)
BAB VI.pdf - Submitted Version
Download (208kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
Albendazol merupakan obat anthelmintik yang termasuk ke dalam Biopharmaceutics Classification System kelas II yang memiliki kelarutan rendah dan permeabilitas tinggi dimana laju disolusi menjadi tahap penentu yang mengatur proses absorpsi dari suatu obat. Pembentukan dispersi padat albendazol menggunakan polimer sintetik PVP dilakukan dengan metode solvent evaporation, kneading dan campuran fisik dengan menggunakan perbandingan bobot 1:1, 1:2 dan 1:3. Albendazol, PVP K30 dan dispersi padat albendazol-PVP K30 dikarakterisasi dengan spektroskopi FTIR dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil karakterisasi dengan FTIR menunjukkan pergerseran pita absorpsi dan penurunan intensitas puncak albendazol pada dispersi padat metode solvent evaporation, sedangkan pada analisis Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan adanya perubahan penampilan sebagai agregat partikel amorf yang tidak terlihat antara obat dan polimernya. Hasil uji disolusi in vitro dari albendazol dan dispersi padat albendazol-PVP K30 dilakukan dengan metode dayung dalam asam klorida 0,1 N sebagai medium disolusi. Dispersi padat albendazol-PVP K30 menunjukan peningkatan laju disolusi dibandingkan albendazol murni. Pada menit ke-60 dispersi padat metode solvent evaporation dengan perbandingan 1:3 menunjukan laju disolusi yang terbaik sebanyak 88,62%.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Disolusi, Dispersi Padat, Albendazol, PVP K30, Solvent Evaporation, Kneading, Campuran Fisik, FT-IR, SEM |
| Subjects: | Kimia Farmasi Analisis > Polimerisasi |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Luthfi Gunarti Zakiah |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 03:40 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 03:40 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/946 |
