Formulasi Sediaan Tablet Hisap Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) sebagai Antibakteri terhadap Bakteri Staphylococcus aureus

Zakiah, Indah Mulki (2019) Formulasi Sediaan Tablet Hisap Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) sebagai Antibakteri terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (557kB)
[thumbnail of Pendahuluan.pdf] Text
Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (233kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (378kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (209kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (208kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (478kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (232kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf - Submitted Version

Download (207kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (639kB)

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera Lam.) memiliki senyawa bioaktif yang telah teridentifikasi diantaranya termasuk golongan alkaloid, flavonoid, fenol, saponin, tannin dan steroid, serta memiliki berbagai aktivitas farmakologi salah satunya yaitu sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan formulasi sediaan tablet hisap ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam.) yang memiliki stabilitas fisik dan farmakologi sebagai antibakteri yang paling baik. Ekstrak dibuat dengan cara ekstraksi maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian dilakukan pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar dan pengujian konsentrasi hambat minimum (KHM). Kemudian ekstrak kental diserbukan menggunakan adsorben dengan konsentrasi ekstrak setiap formula 20%, tablet hisap dibuat 3 formula dengan variasi PVP sebagai pengikat dengan konsentrasi F1 3%, F2 4% dan F3 5%. Hasil dari evaluasi granul menyatakan keseluruhan formula memenuhi syarat granul bermutu baik sedangkan pada hasil evaluasi tablet pada uji kekerasan hanya formula 1 yang tidak memenuhi persyaratan dan dilihat dari evaluasi waktu hancur pada penambahan PVP sebagai pengikat dapat mempengaruhi lamanya waktu hancur atau melarut didalam mulut. Hasil dari pengujian aktivitas farmakologi sebagai antibakteri pada sediaan tablet hisap ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam.) formula 2 merupakan formula yang terbaik karena memiliki zona hambat paling besar yaitu 14,36 mm

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Tanaman Kelor (Moringa oleifera Lam.), Aktivitas Antibakteri, Staphylococcus aureus, Granulasi Basah, Tablet Hisap, PVP
Subjects: Teknologi Farmasi > Tablet Hisap
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Luthfi Gunarti Zakiah
Date Deposited: 13 Jan 2026 03:56
Last Modified: 13 Jan 2026 03:56
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/947

Actions (login required)

View Item
View Item