Latifah, Nuroh (2020) Aktivitas Antiosteoporosis dari Tumbuhan Famili Fabaceae. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (575kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (234kB)
BAB II Metodologi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (420kB)
BAB III Ulasan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (559kB)
BAB IV Prospek dan Rekomendasi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (328kB)
BAB V Simpulan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (326kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (553kB)
Abstract
Osteoporosis adalah berkurangnya kepadatan tulang yang progresif, sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Untuk mempertahankan kepadatan tulang, tubuh memerlukan persediaan kalsium dan mineral lainnya yang memadai, dan harus menghasilkan hormon dalam jumlah yang mencukupi (hormon paratiroid, estrogen pada wanita dan testosteron pada pria). Hal ini dapat diatasi dengan Hormone Replacement Therapy untuk menurunkan risiko osteoporosis dan mengurangi risiko patah tulang. Namun penggunaan Hormone Replacement Therapy dalam jangka panjang mengakibatkan efek samping yang meningkat seperti kanker payudara, maka dari itu diperlukan pencarian antiosteoporosis alternatif dari bahan alam yang memiliki efek samping relatif lebih rendah. Beberapa tanaman famili Fabaceae digunakan secara empiris untuk meringankan gejala menopause, karena memiliki kadar isoflavon yang tinggi. Review artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi ilmiah terkait aktivitas antiosteoporosis dari berbagai tumbuhan famili Fabaceae. Pencarian sumber dilakukan melalui pencarian artikel ilmiah secara online yang terbit pada kurun waktu 15 tahun terakhir (2005-2020) menggunakan Google Scholar Google dan Science Direct dengan kata kunci “Osteoporosis”, dan “Kandungan fitokimia Fabaceae”. Hasil review menunjukkan terdapat 5 tumbuhan famili Fabaceae yang memiliki aktivitas antiosteoporosis yang telah diuji secara in vivo dan in vitro. Senyawa Alpinumisoflavon dan Abissinon V-4’-metil-eter yang diperoleh dari tumbuhan Erythrina lisistemon telah terbukti memiliki aktivitas antiosteoporosis.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | osteoporosis, antiosteoporosis, Fabaceae |
| Subjects: | Farmakologi > Antiosteoporosis |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 04:03 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 04:03 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1049 |
