Robani, Dede Hikmatiyari (2020) Review: Aktivitas Antitukak Lambung dari berbagai Spesies Tanaman Famili Fabaceae. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover abstrak.pdf - Submitted Version
Download (807kB)
BAB I.pdf - Submitted Version
Download (342kB)
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (454kB)
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
BAB V.pdf - Submitted Version
Download (230kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (514kB)
Abstract
Tukak lambung adalah kondisi dimana rusaknya lapisan mukosa lambung sampai kesub mukosa. Penyebab utama terjadinya tukak lambung adalah ketidakseimbangan antara faktor agresif dan faktor defensif. Tujuan pengobatan tukak lambung adalah menurunkan sekresi asam lambung atau reaksi penetralan hasil sekresi asam lambung dan menghilangkan H. pylori. Secara klinis penggunaan obat-obatan seperti Golongan PPI dan H2 bloker menyebabkan kejadian kekambuhan tukak, efek samping dan interaksi obat. Hal tersebut menjadi alasan untuk pengembangan obat antitukak dari bahan tanaman herbal yang diharapkan dapat meminimalisir efek samping dan interaksi obat. Beberapa jenis tanaman keluarga Fabaceae memiliki potensi sebagai obat antitukak. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk memberikan informasi ilmiah tentang potensi keluarga Fabaceae sebagai pengobatan tukak lambung. Metode dalam mempersiapkan artikel ulasan ini menggunakan studi literatur. Kajian pustaka utama yang digunakan adalah jurnal ilmiah nasional ataupun internasional yang diterbitkan 10 tahun terakhir dari hasil penelitian in vivo. Famili fabacea yang memiliki kandungan senyawa berupa flavonoid, saponin, tannin yang berkhasiat sebagai antitukak diantaranya tanaman famili fabacea yang mempunyai aktivitas antitukak meliputi spesies Bauhinia purpurae L, Sesbania grandiflora L, Mimosa pudica, Glycyrrhiza glabra, Parkia Speciosa, dan Bauhinia variegata Linn. Daun Glycyrrhiza glabra dengan dosis 200 mg/kg bb memiliki potensi aktivitas antitukak lambung paling baik dengan persen inhibisi sebesar 82% diantara spesies famili Fabaceae lainnya.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Farmakologi > Antitukak |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Luthfi Gunarti Zakiah |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 03:43 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 03:43 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1140 |
