Maharani, Sherin Anindhia (2020) Screening Farmakofor dan Penambatan Molekul Senyawa Atsiri Tanaman Jelatang (Laportea aestuans (L.) Chew) terhadap Kanker Payudara, Kanker Serviks, dan Kanker Paru-Paru. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (598kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (165kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (484kB)
BAB III Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (297kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (302kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (2MB)
Abstract
Kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru-paru menjadi penyakit penyebab kematian tertinggi. Tanaman jelatang (Laportea aestuans (L.) Chew) mengandung senyawa-senyawa minyak atsiri diantaranya, dipropargylamine, P- Cymene, linalool, fenchol, trans-rose oxide, tropone, lavandulol, nioxime, (E,E)- 1,5-Cyclododecadiene, methyl salicylate, myrtenol, (E)-2-Octen-1-ol, 1,4- Octadiene, dan benzoquinone. Tujuan penelitian ini adalah memprediksi senyawa minyak atsiri L. aestuans yang potensial menjadi kandidat obat antikanker payudara, antikanker serviks dan antikanker paru-paru dengan metode screening farmakofor dan penambatan molekul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari screening farmakofor terdapat enam senyawa yang berpotensi menjadi senyawa pemandu dalam pembuatan obat antikanker payudara, antikanker serviks dan antikanker paru-paru. Hasil dari penambatan molekul menunjukkan bahwa senyawa minyak atsiri L. aestuans afinitasnya tidak lebih baik dari ligan pembandingnya. Berdasarkan aturan Lipinski’s Rule of Five, seluruh senyawa minyak atsiri L. aestuans memiliki bioavailabilitas yang baik sebagai sediaan oral. Hasil prediksi profil absorbsi dan distribusi menunjukkan bahwa lima senyawa minyak atsiri L. aestuans yang memiliki profil absorbsi dan distribusi yang baik. Hasil prediksi sifat toksisitas menunjukkan bahwa lima senyawa minyak atsiri L. aestuans yang aman bagi tubuh. Berdasarkan seluruh hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa tidak ada senyawa minyak atsiri L. aestuans yang potensial menjadi kandidat obat antikanker payudara, antikanker serviks dan antikanker paru-paru.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antikanker, farmakofor, jelatang, minyak atsiri, penambatan molekul |
| Subjects: | Kimia Farmasi Analisis > Metode Penambatan Molekul Kimia Farmasi Analisis > Skrining Farmakofor |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 03:31 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 03:31 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1232 |
